Panglima TNI Sidak Kabupaten Malang, Cek Hal Ini

Jul 31, 2021 19:35
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (menunjuk monitor) saat berkunjung di Kabupaten Malang (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (menunjuk monitor) saat berkunjung di Kabupaten Malang (foto: Humas Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES -Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto berkunjung ke Kabupaten Malang. Salah satu agendanya adalah dalam rangka meninjau langsung penerapan Aplikasi Tracer 'Si Lacak' dari Kemenkes RI, Sabtu (31/7/2021).

Tidak sendirian, dalam kunjungan tersebut juga hadir Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Panglima Divisi 2 Kostrad Mayjend TNI Andi Muhammad, Danlanud Abdul Rachman Saleh Marsma TNI Zulfahmi, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Suharyanto, Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito hingga Forkopimda Kabupaten Malang.

Dalam kesempatan tersebut Panglima TNI melakukan pengecekan langsung cara operasional pengaplikasian Si Lacak yang disampaikan oleh Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Babinpotdirga. Salah satunya dengan menelpon langsung pasien suspek serta melaksanakan prosedur sesuai aplikasi dengan melaksanakan tracing dilanjutkan dengan swab, dan jika positif langsung masuk Isoter yang ada di daerah setempat.

“Harus update pada aplikasi Si Lacak agar kami bisa monitor di Jakarta apa yang dilakukan di sini,” kata Hadi.

Selain itu, Hadi juga meminta tambahan pelatihan bagi personel yang memiliki kemampuan informatika agar memaksimalkan hal tersebut. Utamanya dengan bekerjasama dari TNI, Polri beserta Dinas Kesehatan dan penyediaan layanan Kesehatan di daerah.

“Aplikasi Si Lacak adalah program penguatan tracing dalam penanganan pandemi covid-19 yang di luncurkan Kemenkes dan telah dilaksanakan di 51 Kabupaten/Kota di 10 provinsi,” terang Hadi.

Kegiatan Si Lacak ini melibatkan relawan kontak tracer di lapangan termasuk para Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Babinpotdirga. “Mereka dilatih menggunakan aplikasi pelacakan terintegrasi, manajemen stigma dan komunikasi risiko, serta pendampingan karantina dan isolasi mandiri,” jelas Panglima TNI asal Malang itu.

Topik
Panglima TNIprogram kemenkesprogram kampus mengajar 2
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru