Tekan Sebaran Covid-19, Polres Malang Bentuk Tim Tracer

Jul 30, 2021 19:25
Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono saat dijumpai di halaman Mapolres Malang. (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono saat dijumpai di halaman Mapolres Malang. (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Polres Malang membentuk petugas tracer lapangan untuk membantu kinerja Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. Hal itu sebagai upaya menekan angka penyebaran covid-19.

Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono  menjelaskan bahwa petugas tracer lapangan itu sengaja dibentuk untuk menekan angka penyebaran covid-19. Petugas tracer  tersebut adalah gabungan TNI dari Kodim 0818 Kabupaten Malang-Kota Batu dan anggota Polres Malang.

“Ada sebanyak 352 orang petugas tracer yang sudah kami berikan latihan. Mereka bertugas membantu Dinkes untuk melakukan tracing,” kata Bagoes.

Dijelaskan, petugas tracer itu ditugaskan untuk mencari sebaran orang yang terpapar covid-19 dan melakukan kontak dengan warga lainnya. Sehingga, ada jumlah minimal yang harus di-tracing oleh para petugas tersebut.

“Satu petugas tracer lapangan minimal melakukan tracing 20 orang yang kontak erat dengan pasien covid-19,” ungkapnya.

Bukan melakukan tracing secara manual. Petugas tracer itu dibekali  peralatan digital. Hal itu agar pelaporan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.

“Tracer digital ini digunakan oleh petugas di lapangan untuk mengidentifikasi kontak erat,” jelas perwira menengah polisi dengan pangkat dua melati di pundaknya itu.

Topik
AKBP R Bagoes WibisonoPolres MalangKapolres MalangRumah sakit lapangan Kota Blitar
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru