Miris, Ratusan Korban Gempa Kabupaten Malang Belum Dapat Bantuan Pemerintah hingga Kini

Jul 30, 2021 18:06
Salah satu rumah warga Desa Wirotaman yang masih belum tersentuh bantuan dan tinggal di bawah tenda.
Salah satu rumah warga Desa Wirotaman yang masih belum tersentuh bantuan dan tinggal di bawah tenda.

MALANGTIMES - Miris, korban gempa di Kabupaten Malang pada Sabtu (10/4/2021) lalu, hingga kini masih belum mendapatkan bantuan dari pemerintah. Padahal, bantuan itu sangat dinanti korban gempa hingga kini.

Belum dikucurkannya bantuan gempa dari pemerintah pusat, disebabkan persoalan verifikasi yang belum tuntas. Padahal, sejak gempa melanda hingga kini sudah sekitar 3 bulan berjalan. Ini juga diperjelas dengan informasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang yang masih melakukan proses verifikasi terkait jumlah rumah yang rusak akibat gempa tersebut. 

Ratusan korban gempa yang masih belum mendapatkan bantuan, misalnya terjadi di Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Kepala Desa Wirotaman Ahmad Sholeh mengatakan, bahwa di desanya ada sebanyak 119 rumah yang terverifikasi rusak dengan kategori berat.

"Semuanya sudah terverifikasi, tapi yang (rusak) berat, ada sebanyak 119 rumah. Sampai sekarang juga masih menunggu bantuan yang katanya akan ada dari pemerintah pusat," ujar Sholeh, Jumat (30/7/2021). 

Namun begitu dirinya menyebutkan bahwa warganya tersebut bukan tidak mendapatkan penanganan sama sekali. Artinya, masih ada beberapa relawan yang datang untuk mengulurkan tangannya. Baik perseorangan ataupun lembaga. Meskipun belum semuanya dapat tersentuh. 

"Kalau dipersentase, mungkin baru sekitar 80 persen yang sudah tersentuh bantuan dari relawan. Baik dari ACT, NU Peduli, PMI dan ada juga dari kelompok masyarakat di Ngantang," imbuhnya. 

Bantuan yang hingga saat ini diterima berupa hunian sementara (huntara). Bentuknya pun beragam dengan ukuran yang berbeda pula. Dengan bangunan semi permanen. Sedangkan warga yang masih belum tersentuh bantuan, masih harus bermukim di bawah tenda. 

"Ada yang dibangunkan huntara di tempat yang tidak jauh dari rumahnya. Ada yang huntaranya masih di sekitar rumahnya. Ada pula yang belum tersentuh, masih menggunakan tenda. Juga ada yang masih bertahan di bagian rumahnya yang tidak roboh. Seperti di garasi atau bagian lain," ujarnya. 

Sementara itu, pihaknya sendiri juga berharap agar bantuan yang dijanjikan pemerintah tersebut dapat segera terealisasi. Sedangkan dari informasi yang dihimpun, hingga saat ini sudah sebanyak 10.037 unit rumah yang berhasil diverifikasi. Terdapat selisih 2.568 unit dari jumlah awal. Rumah yang dilaporkan rusak sebanyak 12.605 unit. Sedangkan untuk selisihnya tersebut, hingga saat ini masih dalam proses identifikasi oleh tim yang bertugas di lapangan.

Topik
berita gempa hari inilembaga amal zakat muhammadiyahDesa Wirotaman AmpelgadingPemkab Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru