Permintaan Tinggi, 11 Jenis Obat Antivirus Langka di Kota Batu

Jul 30, 2021 16:02
Petugas Polres Batu saat melakukan sidak di salah satu apotek Kota Batu.
Petugas Polres Batu saat melakukan sidak di salah satu apotek Kota Batu.

BATUTIMES - Lonjakan kasus covid-19 nampaknya membuat masyarakat berbondong-bondong mencari obat-obatan di apotek. Bahkan, beberapa jenis obat untuk mengatasi virus tersebut pun dikatakan langka di Kota Batu.

11 jenis obat untuk gejala Covid-19 yakni, Favipiravir, Remdesivir, Oseltamivir, Intravenous Immunoglobulin, Intravenous Immunoglobulin, Intravenous Immunoglobulin, Ivermectin Tocilizumab, Tocilizumab, Azithromycin dan Azithromycin. Terpantau tidak semua ada di apotek.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu, drg Kartika Trisulandari menyampaikan, tingginya kasus konfirm Covid-19 membuat warga berbondong-bondong mencari obat antivirus tersebut. Alhasil, terjadi kelangkaan obat karena tingginya permintaan.

“Yang dimaksudkan obat antivirus saat ini kesulitan untuk dicari di Apotek, karena permintaan tinggi sedangkan jumlahnya terbatas,” ucapnya.

“Hanya saja ada 11 jenis obat untuk penanggulangan Covid-19. Tapi mengalami kelangkaan karena penggunaan masyarakat yang tinggi di Kota Batu,” imbuhnya.

Ia pun juga mengimbau bagi warga yang terkonfirmasi Covid-19 dengan gejala ringan lebih baik melakukan isolasi di shelter. Alasannya supaya bisa mendapatkan monitoring dari tenaga kesehatan di isolasi terpadu di YPPII Kota Batu.

Kemudian juga bisa melakukan isolasi di shelter yang telah disiapkan di masing-masing desa/kelurahan di Kota Batu. “Ini salah satu cara untuk mencegah penularan jadi isolasi terpusat didukung dengan isolasi yang ada di shelter-shelter di kecamatan atau desa,” terang perempuan yang juga dokter gigi ini.

Kartika pun juga meminta supaya warga tetap mematuhi protokol kesehatan dengan ketat. Juga sementara waktu untuk tetap di rumah, supaya situasi segera kembali.

Topik
Kasus Covid 19obat antivirusrs lapangan kota blitarKota Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru