Terserap Rp 18 Miliar, Anggaran BTT Kabupaten Malang Rencana Ditambah

Jul 30, 2021 14:47
Kepala BKAD Kabupaten Malang, Wahyu Kurniati (Foto: Istimewa).
Kepala BKAD Kabupaten Malang, Wahyu Kurniati (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang hingga saat ini masih fokus melakukan berbagai upaya menekan jumlah penyebaran Covid-19 yang masih fluktuatif. Beberapa diantaranya melalui sosialisasi yang dilakukan di dalam berbagai operasi. Baik operasi simpati ataupun operasi yustisi. 

Banyaknya kegiatan tersebut tentu saja juga banyak menguras anggaran Pemkab Malang. Terlebih untuk penanganan Covid-19 yang diakomodir melalui anggaran belanja tak terduga (BTT). 

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Malang, Wahyu Kurniati mengatakan, saat ini BTT Kabupaten Malang sudah 50 persen lebih terserap untuk penanganan Covid-19.

"Kalau 50 persen, ya lebih. Pastinya harus saya lihat lagi, tapi kalau kisarannya sekitar Rp 18 Miliar sudah terserap. Kalau totalnya kan Rp 23 Miliar," ujar Wahyu ditemui di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Jumat (29/7/2021) siang.

Wahyu menjelaskan, serapan anggaran tersebut hingga saat ini mayoritas masih digunakan untuk penanganan Covid-19 selama tahun 2021. Terutama melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan selama penerapan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Baik sejak PPKM Mikro hingga saat ini PPKM dengan level. 

"Memang terutama selama PPKM. Dari PPKM Mikro, PPKM Darurat hingga saat ini PPKM Level. PPKM Mikro itu kan kalau tidak salah sejak bulan 3 ya. Ya sejak itu," imbuhnya. 

Untuk itu, dirinya menyebut bahwa besar kemungkinan anggaran BTT Kabupaten Malang akan ditambah melalui APBD Perubahan, jika nantinya, Pemkab Malang masih fokus dalam upaya penanganan Covid-19. Yang artinya, kebutuhan untuk upaya tersebut juga tetap perlu dianggarkan melalui BTT. 

"Kemungkinan besar ditambah, jika iklimnya seperti ini terus. Tapi kalau (jumlah) pastinya, kami belum bisa menyebutkan. Karena nanti akan dibahas oleh tim anggaran," tegasnya.

Hanya saja, jika berkaca pada tahun lalu saat pandemi Covid-19 mulai menyentuh Kabupaten Malang, kebutuhan untuk penanganannya juga telah diakomodir melalui BTT. Pada tahun 2021, besaran BTT Kabupaten Malang mencapai sekitar Rp 200 Miliar. 

"Kalau berkaca tahun lalu memang kan amanatnya digeser ke BTT anggarannya. Jadi semuanya diakomodir melalui BTT. Tahun lalu sekitar Rp 200 Miliar," pungkasnya.

Topik
Penanganan Covid 19Kabupaten Malanganggaran Penanganan Covid 19nama domain
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru