Hemat Anggaran, Pemkab Malang Gunakan Gedung Sekolah untuk Vaksinasi

Jul 29, 2021 18:34
Wabup Malang Didik Gatot Subroto (baju hitam) saat memberi imbauan kepada masyarakat yang akan vaksinasi di Kecamatan Pakis (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Wabup Malang Didik Gatot Subroto (baju hitam) saat memberi imbauan kepada masyarakat yang akan vaksinasi di Kecamatan Pakis (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Sejumlah gedung sekolah di Kabupaten Malang digunakan untuk tempat vaksinasi. Beberapa di antaranya adalah gedung sekolah dasar di Kecamatan Pakis dan Kecamatan Gondanglegi.

Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto mengatakan bahwa pemanfaatan gedung sekolah untuk vaksinasi salah satunya untuk menghemat pengeluaran APBD Kabupaten Malang. Hal itu karena saat ini anggaran cukup terbatas.

“Jadi tujuannya (menggunakan gedung sekolah) untuk menekan pembiayaan. Situasi APBD kita terbatas. Dengan seperti ini target pemerintah bisa tervaksinasi semua dan APBD bisa kami tekan,” kata Didik.

Selain menggunakan gedung sekolah sebagai tempat vaksinasi, Didik mengaku juga ada kepentingan lain dalam penanganan covid-19. Karena dalam penanganan covid-19 membutuhkan biaya di segala lini.

“Artinya ketika kami tekan itu (anggaran APBD) bisa untuk kepentingan covid-19 lainnya,” kata dia.

Disinggung kenapa memilih gedung sekolah, Didik mengaku bahwa saat ini pendidikan sedang dalam masa daring. Gedung sekolah banyak terdapat ruangan sehingga dapat menampung vaksinasi per kecamatan.

“Dan tempatnya kami menyediakan yang aman. Gedung sekolah salah satunya karena mempunyai banyak ruangan,” kata dia.

Sementara itu, Didik mengaku bahwa dosis vaksin yang disuntikkan kepada masyarakat ini adalah sisa dari dosis yang sebelumnya telah dimiliki Pemkab Malang. Di mana harapannya pada dua hari kedepan, Kecamatan Gondanglegi dan Pakis telah tercipta herd immunity.

“Jadi sekarang ada sekitar 5000 dosis vaksin. Setengah di Kecamatan Gondanglegi dan setengah lagi di Kecamatan Pakis,” jelas Didik.

Di sisi lain, Didik juga menuturkan bahwa di dua kecamatan ini adalah bentuk upaya untuk membuat percontohan bagi kecamatan lain. Sebab, nantinya kecamatan yang padat penduduk akan kembali digelar vaksinasi massal.

“Jadi alur vaksinasi di dua kecamatan ini nantinya juga dijadikan percontohan. Karena nantinya juga akan berjalan di kecamatan lain,” pungkasnya.

Topik
vaksinasi kabupaten malangVaksin Covid 19Vaksinasi Covid 19Percepatan Penanganan Covid 19
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru