94 Pasien Konfirm Covid-19 Huni Shelter YPPII Kota Batu

Jul 29, 2021 10:45
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto saat melihat kondisi warga yang berada di Shelter YPPII Kota Batu beberapa saat lalu.
Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Arief Sulistyanto saat melihat kondisi warga yang berada di Shelter YPPII Kota Batu beberapa saat lalu.

BATUTIMES  - Selama dua hari terakhir, lonjakan pasien konfirmasi positif covid-19 hampir mendekati tiga digit di Kota Batu. Pada 27-28 Juli, penambahan mencapai 88 pasien.

Sementara angka kesembuhan dalam dua hari hanya 36 pasien. Selain itu, ada penambahan kasus kematian tiga orang dalam dua hari terakhir.

Rinciannya, pada Selasa (27/7/2021) ada tambahan pasien positif 45 orang. Kemudian pasien yang sembuh sebanyak 27 orang dan kematian 2 orang.

Kemudian pada Rabu (28/7/2021) ada tambahan sebanyak 43 orang. Sedangkan yang sembuh hanya ada tambahan 9 orang dan kematian satu orang.

Dengan penambahan selama dua hari itu, jumlah kumulatif pasien konfirm covid-19 yakni 2.391 orang. Kemudian pasien yang aktif saat ini mencapai 390 orang.

“Untuk kesembuhan kumulatif jumlahnya 1.821 orang,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Batu Onny Ardianto. Sementara kasus kumulatif kematian mencapai 180 orang.

Di antara pasien aktif saat ini, yang melakukan isolasi di rumah sakit sejumlah 231 orang. Yang melakukan isolasi mandiri 65 orang dan 94 orang isolasi di shelter YPPII Kota Batu.

“Untuk keterisian shelter isolasi saat ini sudah ada 94 pasien dari 168 tempat tidur yang tersedia,” imbuh Onny, Kamis (29/7/2021)

Lalu bed occupancy ratio (BOR) tempat tidur isolasi 93,65 persen dan ICU terpantau masih penuh 100 persen di rumah sakit rujukan di Kota Batu. Yakni RS Karsa Husada, RS Bhayangkara, RS Baptis, dan RS dr Etty Asharto.

Menurut Onny,  kasus baru itu sebagian besar berasal dari kontak erat keluarga pasien konfirm. Sedangkan jika ditinjau dari 14 indikator bersatu lawan covid-19, kondisi Kota Batu pada Minggu ini masih berada dengan skor 1,74, masuk pada zona merah atau risiko tinggi.

“Demikian pula dengan indikator ketersediaan layanan kesehatan pasien covid-19 juga zona merah,” tutup pria yang juga kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu ini.

Topik
covid 19 kota batuSatgas Covid 19 Kota BatuBerita Batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru