Perkuat PPKM Mikro, Pemkot Malang Siapkan Trainer Kesehatan di Setiap Kelurahan

Jul 28, 2021 11:36
Wali Kota Malang, Sutiaji. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).
Wali Kota Malang, Sutiaji. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES).

MALANGTIMES - Penanganan Covid-19 di Kota Malang terus digencarkan. Salah satu yang terus diperkuat yakni konsep Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro di masing-masing wilayah.

Hal ini, guna memantau kondisi dari setiap wilayah akan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri hingga pembatasan aktivitas masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan. Bahkan, untuk memperkuat itu Pemerintah Kota (Pemkot) Malang bakal menyiapkan trainer kesehatan di masing-masing kelurahan.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, trainer tersebut nantinya akan melibatkan tim petugas kesehatan di masing-masing wilayah untuk membantu proses training tim satgas Covid-19 wilayah. Hal ini dilakukan untuk menekan penyebaran Covid-19. "Jadi tugas RT/RW dikuatkan, nanti ada training, trainernya nanti ada dari Dinas Kesehatan melalui puskesmas," ujarnya.

Sebagai informasi, hingga kemarin (Selasa, 27/7/2021), jumlah penambahan harian kasus Covid-19 di Kota Malang masih cukup tinggi, yakni sebanyak 224 pasien baru. Kini, total kasus mencapai 10.392.

Dari jumlah tersebut, pasien sembuh bertambah sebanyak 68, kini totalnya 6.801 warga telah sembuh dari Covid-19. Sementara, pasien meninggal bertambah 10, totalnya kini 748. Sedangkan yang masih dalam pemantauan sebanyak 2.843.

Kondisi inilah yang menjadikan Pemkot Malang memperkuat PPKM Mikro di setiap wilayah. Mengingat, masih cukup banyak pasien yang harus menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.

Hal inilah yang kemudian diharapkan menjadi pemantauan oleh pejabat setempat secara rutin kepada setiap warganya. Sehingga, kondisi kesehatan di setiap wilayah bisa berjalan optimal.

Karenanya, trainer yang dipersiapkan dan bakal segera difungsionalkan dalam waktu dekat ini, bakal menjadi penanggung jawab di masing-masing wilayah. "Satu puskesmas kan ada dokter, setiap kelurahan ada pengawas dan penanggung jawab dari dokter masing-masing, nanti akan memberikan training," jelas Sutiaji.

Lebih jauh, Sutiaji mengatakan, trainer dari petugas kesehatan puskesmas inilah yang nantinya juga memberikan kepada masing-masing relawan di tiap RT di wilayah Kota Malang. Baik nantinya untuk konsultasi, ataupun penanganan pasien Covid-19.

"Ada 1, 2, atau 3 relawan di masing-masing RT nanti akan diberi dampingan dari trainer ini. Bisa jadi kita carikan insentif relawan per RT berapa ya, sampai kapan, ya sampai Covid-19 selesai," pungkasnya.

Topik
ppkm mikroidul adha sumenepSutiajitni injak kepala warga
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru