Isi Ulang Oksigen Gratis di Bakorwil Malang, Petugas Perketat Prokes

Jul 26, 2021 18:18
Salah seorang warga yang sedang melakukan registrasi dengan menunjukkan tiket elektronik kepada petugas dari Bakorwil Malang, Senin (26/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Salah seorang warga yang sedang melakukan registrasi dengan menunjukkan tiket elektronik kepada petugas dari Bakorwil Malang, Senin (26/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dalam melakukan proses pengisian ulang oksigen secara gratis di Kantor Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang, jajaran petugas gabungan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat untuk mencegah sebaran Covid-19. 

Hal itu nampak saat masyarakat datang dan memasuki kawasan Bakorwil III Malang. Mulai pengaturan antrean hingga pengisian ulang oksigen secara gratis prokes dijaga ketat para petugas. 

Berdasarkan pengamatan dari JatimTIMES.com, masyarakat yang sudah memperoleh tiket elektronik dari website infocovid19.jatimprov.go.id, menunjukkan tiket tersebut kepada petugas registrasi untuk dilakukan pengecekan data. 

Setelah itu, masyarakat dipersilahkan untuk mencuci tangan dengan sabun di tempat cuci tangan portable yang telah disediakan dan melakukan pengecekan suhu secara elektronik.

Kemudian masyarakat mendapatkan kertas nomor antrean, yang nantinya akan dipanggil satu per satu sesuai nomor urut oleh petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur. 

Kemudian, setelah dipanggil sesuai nomor urut, masyarakat akan diarahkan untuk menuju tenda dengan duduk di kursi yang telah disiapkan. Di tenda tersebut masyarakat menunggu pengisian ulang oksigen dengan duduk berjarak. 

Usai dilakukan pengisian ulang oksigen oleh operator yang bertugas, tabung oksien dipersilahkan untuk dibawa kembali oleh masyarakat. Sebelum pulang, masyarakat diarahkan untuk melapor kepada petugas bahwa telah dilakukan isi ulang oksigen. 

Kepala Bidang Pembangunan Ekonomi yang sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Bakorwil III Malang Asep Kusnidar mengatakan dalam pelaksanaan isi ulang oksigen gratis kali ini pihaknya menerapkan prokes ketat. Salah satunya pendaftaran yang dilakukan melalui online untuk mencegah kerumunan masyarakat. 

"Kemudian di lapangan juga kita tentunya tetap jaga jarak, tidak berkerumun, nanti satu persatu dipersilahkan untuk masuk, sesuai yang sudah daftar, yang belum daftar sepertinya belum bisa," tuturnya kepada MalangTIMES.com, Senin (26/6/2021). 

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, salah satunya dengan BPBD Jawa Timur yang telah menyiapkan petugasnya untuk melakukan penyemprotan desinfektan. 

"Terus terkait dengan tabung juga akan kita semprot juga dengan cairan desinfektan," ujarnya. 

Hal itu bertujuan untuk mencegah terjadinya persebaran Covid-19 di kawasan pengisian ulang oksigen gratis dikarenakan semua tabung-tabung yang diisi ulang, digunakan oleh pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini telah menjalani isolasi mandiri (isoman) atau isolasi terpusat (isoter). 

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, hingga shift pertama berakhir pada pukul 15.00 WIB tadi, sudah terdapat 81 orang yang melakukan pengisian ulang oksigen dengan total jumlah oksigen 91 meter kubik. Dengan rincian tabung satu meter kubik 71 orang dan tabung dua meter kubik 10 orang.

Topik
bakorwil malangBakorwil III MalangProtokol Kesehatankartu pkh
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru