Geger, Warga Tajinan Temukan Laki-laki Penuh Luka Bacok

Jul 26, 2021 16:31
Tim identifikasi Polres Malang saat memfoto beberapa barang bukti di TKP (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Tim identifikasi Polres Malang saat memfoto beberapa barang bukti di TKP (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Warga Dusun Tubo, Desa Purwosekar, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang digegerkan dengan temuan seorang laki-laki yang diduga menjadi korban pembacokan.

Tepatnya Minggu (25/7/2021) malam, di mana salah seorang warga mendengar ada laki-laki yang berteriak minta tolong. Bahkan, juga masih terdengar suara sepeda motor yang masih menyala saat kejadian tersebut.

Salah seorang warga yang dekat dengan tempat kejadian perkara (TKP), Supeno (76) mengatakan bahwa cucunya yang belum tidur mendengar ada suara teriakan minta tolong dari seorang laki-laki. Karena kaget, cucunya masih memastikan apakah benar suara tersebut berasal dari luar rumahnya, mengingat wilayah setempat jika malam hari minim penerangan.

“Nah, saat itu juga terdengar suara sepeda motor yang masih menyala. Tapi saya dan cucu saya belum berani keluar,” kata Supeno saat dijumpai di rumahnya.

Setelah itu, Supeno dan cucunya memberanikan diri keluar rumah untuk memastikan suara tersebut. Tapi setelah keluar, keduanya tidak melihat ada orang di jalan.

“Setelah saya cek keluar kok tidak ada,” kata Supeno.

Sementara itu menurut orang yang mengaku masih keluarganya, Rudi menceritakan bahwa korban bernama Purnomo yang memiliki rumah di daerah Gunung Ronggo. Korban sendiri sehari-harinya adalah seorang makelar.

“Niatnya pulang ke Jatisari, ke rumah istrinya pakai sepeda motor,” ujar Rudi.

Namun Rudi tidak mengetahui kronologi kejadian pastinya. Sebab, ia saat itu juga tidak ada di lokasi. Namun dari cerita keluarga yang mengetahui, korban diketahui ditemukan dengan luka bacok.

“Katanya dibacok 2 orang, karena ditemukan dengan luka bacok di punggung,” kata Rudi.

Saat ditemukan, Purnomo masih dalam keadaan hidup. Namun ketika dalam perjalanan ke rumah sakit, korban menghembuskan nafas terakhir. “Sebenarnya ada CCTV di dekat kandang sini, tapi kebetulan error, jadi orang tidak tahu orang yang mengejar awalnya,” tutup Rudi.

Saat di lokasi, terlihat tim identifikasi Polres Malang sedang melakukan olah TKP. Sementara, tidak banyak warga yang melihat, hanya beberapa tetangga yang ada di TKP terdengar menunggu kabar dari korban yang berada di rumah sakit. 

Topik
berita peristiwa kabupaten malangKasus PembacokanKecamatan Tajinan
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru