Ditjen Pendidikan Vokasi Luncurkan Beasiswa Magang dan Studi Independen

Jul 24, 2021 11:18
Ilustrasi magang (istimewa)
Ilustrasi magang (istimewa)

MALANGTIMES - Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Ditjen Diksi Kemendikbudristek) telah menyosialisasikan program Magang dan Studi Independen Bersertifikat( MSIB) Kampus Merdeka baru-baru ini. Kedua program ini merupakan bagian dari beasiswa pada program Kampus Merdeka Vokasi 2021 yang bekerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). 

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi) Wikan Sakarinto menjelaskan, program ini didesain untuk memberikan kesempatan kepada para mahasiswa yang benar-benar memiliki kapasitas dan kompetensi terbaik.

Sasaran program adalah mahasiswa diploma dua, diploma tiga, maupun sarjana terapan Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) yang melaksanakan kolaborasi bersama LPDP.

Kesempatan ini diberikan agar dalam segi pengalaman, para mahasiswa bisa lebih kaya. Sehingga sebelum lulus, para mahasiswa harus merasakan atmosfer dalam dunia industri.

"Industri wajib melatih dan memberi pemagangan berbasis project. Jangan sampai anak-anak kita belum pernah terjun ke air sebelum lulus. Dua program ini memastikan anak-anak siap berenang di lautan setelah lulus dari kampus. Kami menerjunkan anak-anak belajar berenang di lautan dengan dua program ini,” ungkap  Wikan.

Penyaluran dana beasiswa kedua program dilakukan LPDP melalui bank penyalur yang ditetapkan. Para mahasiswa nantinya akan mendapatkan sejumlah fasilitas pembiayaan. Antara lain dana pendidikan, asuransi serta dana pendukung bagi penyandang disabilitas seperti dana transportasi pendamping, dan dana asuransi kesehatan pendamping.

Program tersebut diharapkan memberikan kebermanfaatan untuk masyarakat  agar mampu berperan dalam pembangunan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang unggul. 

Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) Ditjen Diksi Ahmad Saufi menegaskan bahwa program Magang dan dan Studi Independen Bersertifikat (MSIB) bekerja sama dengan LPDP. Hal ini tentunya untuk semakin memperkuat kualitas lulusan hingga nantinya mampu bersaing secara global maupun beradaptasi pada perkembangan dunia kerja baik pada industri dalam negeri maupun luar negeri. “Kami juga berharap dapat meningkatkan link and match antara sumber daya manusia vokasi dengan DUDI,” tuturnya.

Mekanisme dalam program magang bersertifikat, mahasiswa harus memiliki letter of acceptance (LoA) unconditional maupun LoA/registrasi pendaftaran atau sejenisnya dari dunia usaha dan dunia industri, instansi pemerintah, BUMN/BUMD atau lembaga pendidikan yang memiliki sertifikat. 

Mereka yang melamar harus mempunyai indeks prestasi kumulatif minimal 2,75 dari skala 4. Selain itu, mahasiswa yang diperkenankan ikut maksimal berusia 25 tahun per 31 Desember 2021. Selain itu, mahasiswa minimal telah menempuh dua semester untuk program diploma 2 dan minimal 4 semester untuk program diploma 3 serta minimal 6 semester untuk sarjana terapan dari PTPPV dalam negeri. 

Bukan hanya itu. Mahasiswa juga harus harus aktif dan terdaftar pada Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), serta berasal dari program studi pada perguruan tinggi vokasi binaan Kemendikbudristek yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) minimal B atau baik dan sedang menyusun tugas akhir studi.

Sementara itu, untuk studi independen, mahasiswa hanya dapat mendaftar di salah satu program yang diinginkan. Di studi independen bersertifikat, mahasiswa dapat memilih studi independen ataupun pembelajaran singkat atau kursus, kuliah singkat, dan sejenisnya yang diselenggarakan baik oleh dunia kerja skala menengah, besar, nasional, dalam negeri atau luar negeri, maupun lembaga pendidikan dalam negeri atau luar negeri yang diakui Kemendikbudristek dengan program studi yang sama maupun sejenis.

Untuk mendaftar dan mendapatkan informasi lebih lanjut, buka situs kampusmerdeka.kemdikbud.go.id. saat ini dibuka pendaftaran hingga periode 31 Juli 2021.

Topik
Peneliti Vaksin Nusantarapendidikan vokasiInovasi adminduk
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru