Arti Status Daerah Level 1-4 yang Disebut Luhut sebagai Ganti Istilah PPKM Darurat

Jul 21, 2021 10:11
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Detik.com)
Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Detik.com)

INDONESIATIMES - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali diperpanjang hingga 25 Juli 2021 mendatang. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo melalui siaran pers yang ditayangan live di channel YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021)

Dalam pidatonya, Jokowi menjelaskan mulai 26 Juli 2021, PPKM Darurat Jawa-Bali akan mulai dibuka secara bertahap. Perpanjangan PPKM darurat Jawa-Bali ini pun juga dijelaskan oleh Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan yang juga sebagai komandan PPMK Darurat. 

Luhut mengatakan, setelah perpanjangan ini selesai, pemerintah tidak akan lagi menggunakan istilah PPKM darurat. Melainkan menggunakan kategori level mulai dari level 1 sampai 4.

"Nanti mungkin jika semua berjalan baik kan kita sekarang kategorikan itu jadi level 1, level 2, level 3, level 4. level 4 itu yang sama dengan PPKM darurat," ujar Luhut saat wawancara bersama KompasTV, Selasa (20/7/2021).

"Jadi kita enggak pakai istilah darurat lagi. Pakai level saja," tambahnya. 

Lantas apa sebenarnya maksud dari level 1 hingga level 4 pengganti istilah PPKM Darurat ini? Berikut ulasannya: 

- Level 1: Ada kurang dari 20 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 5 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 1 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

- Level 2: Ada 20 sampai 50 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 5 sampai 10 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 1 sampai 2 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

- Level 3: Ada 50 sampai 150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, 10 sampai 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan 2 sampai 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

- Level 4: Ada lebih dari 150 kasus Covid-19 per 100 ribu penduduk, lebih dari 30 kasus yang dirawat di rumah sakit per 100 ribu penduduk, dan lebih dari 5 kasus meninggal per 100 ribu penduduk.

Sementara, selama penerapan  PPKM Darurat Jawa-Bali mulai 3-20 Juli 2021, terdapat beberapa daerah dengan situasi pandemi level 3, yakni sebagai berikut:

- Banten: Tangerang, Serang, Lebak, Kota Cilegon.

- Jawa Barat: Sumedang, Sukabumi, Subang, Pangandaran, Majalengka, Kuningan, Indramayu, Garut, Cirebon, Cianjur, Ciamis, Bogor, Bandung Barat, Bandung.

- Jawa Tengah: Wonosobo, Wonogiri, Temanggung, Tegal, Sragen, Semarang, Purworejo, Purbalingga, Pemalang, Pekalongan, Magelang, Kota Pekalongan, Kendal, Karanganyar, Jepara, Demak, Cilacap, Brebes, Boyolali, Blora, Batang, Banjarnegara.

- DI Yogyakarta: Kulon Progo, Gunungkidul.

- Jawa Timur: Tuban, Trenggalek, Situbondo, Sampang, Ponorogo, Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Magetan, Lumajang, Kota Probolinggo, Kota Pasuruan, Kediri, Jombang, Jember, Gresik, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, Banyuwangi, Bangkalan.

- Bali Kota: Denpasar, Jembrana, Buleleng, Badung, Gianyar, Klungkung, Bangli.

Sedangkan, berikut wilayang dengan situasi pandemi level 4: 

- Banten: Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kota Serang.

- Jawa Barat: Purwakarta, Kota Tasikmalaya, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kota Cirebon, Kota Cimahi, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Banjar, Kota Bandung, Karawang, dan Bekasi.

- DKI Jakarta: Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu.

- Jawa Tengah: Sukoharjo, Rembang, Pati, Kudus, Kota Tegal, Kota Surakarta, Kota Semarang, Kota Salatiga, Kota Magelang, Klaten, Kebumen, Grobogan, Banyumas.

- DI Yogyakarta: Sleman, Kota Yogyakarta, Bantul.

- Jawa Timur: Tulungagung, Sidoarjo, Madiun, Lamongan, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu.

Topik
sebutan jokowifilm titaneJoko WidodoLuhut Binsar Pandjaitan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru