Pelaku UMKM Kabupaten Malang Harap PPKM Darurat Tidak Diperpanjang Lagi

Jul 20, 2021 18:57
Salah satu pelaku UMKM Kabupaten Malang, Puji Susanto. (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Salah satu pelaku UMKM Kabupaten Malang, Puji Susanto. (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat cukup memberi dampak signifikan bagi dunia usaha. Tak terkecuali bagi UMKM (usaha mikro kecil menengah) di Kabupaten Malang.

Salah satunya yang dialami pengusaha keripik tempe dan kerupuk Puji Susanto yang berdomisili di Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Ia mengaku omzetnya turun drastis akibat adanya pandemi covid-19 dan disusul PPKM Darurat.

Puji menceritakan, sebelum adanya covid-19 dan PPKM Darurat, omzet bersihnya bisa mencapai Rp 4,5 juta per bulan. Namun saat ini menurun akibat mobilitas yang dibatasi.

"Kalau sebelum adanya covid-19 hingga PPKM, omzet saya bisa mencapai Rp 4,5 juta. Itu pendapatan bersih saya," kata Puji, Selasa (20/07/2021).

Menurut Puji, PPKM Darurat adalah pukulan telak baginya karena semua pergerakan, termasuk usaha, dibatasi. Sehingga ia tidak bisa keliling maksimal untuk menjajakan dagangannya.

"Omzet saya ini turun paling drastis karena PPKM Darurat.  Karena pembatasan waktu. Warung yang saya kirimi keripik atau kerupuk jual malam juga tidak boleh," ungkapnya. "Kendalanya, sekarang tengkulak jadi jarang. Mau gimana juga warung (saat malam) disuruh tutup," imbuhnya.

Puji membeberkan, saat ini omzetnya maksimal hanya bisa menyentuh angka Rp 2 juta. Bahkan, dari empat karyawan,  kini hanya tersisa dua orang.

"Omzet Rp 2 juta ini, saya harus keliling Kepanjen dan Sumberpucung mendatangi langsung pelanggan. Saya sendiri mampunya ya hanya keliling dua kecamatan itu," ungkap dia.

Meski begitu, Puji tetap bersyukur karena masih mendapatkan penghasilan di masa PPKM Darurat. Dan juga, dia akan mendukung apa pun peraturan pemerintah.

"Karena memang kondisi pandemi covid-19 ini, mau bagaimana lagi. Kita harus patuh agar segera berakhir," kata dia.

Meski mendukung langkah pemerintah, Puji berharap  PPKM Darurat tidak diperpanjang lagi. Cukup sampai akhir Juli 2021. Sehingga, ke depan ia dapat berupaya kembali mengembalikan omzet yang biasa didapatkan.

"Kalau saya harapannya PPKM Darurat ini jangan diperpanjang lagi. Saya pikir masyarakat cukup menaati protokol kesehatan dan aturan pemerintah agar pandemi segera berakhir dan perekonomian kembali pulih,” pungkasnya.

Topik
sebutan jokowiUMKM Kabupaten MalangPelaku UMKM

Berita Lainnya

Berita

Terbaru