Antisipasi Kecemasan Warga, Sirine Ambulance yang Melintas di Kota Batu Dimatikan

Jul 20, 2021 18:32
Mobil ambulance yang terparkir di Sendratari Kota Batu.
Mobil ambulance yang terparkir di Sendratari Kota Batu.

BATUTIMES - Kasus konfirmasi positif covid-19 di Kota Batu masih terus mengalami peningkatan. Berbagai upaya untuk menekan jumlah kasus pun dilakukan. Salah satunya meminimalisir rasa cemas dan stress masyarakat dengan tidak membunyikan sirine mobil ambulance.

Karena dari laporan masyarakat, banyak yang menduga jika sirine ambulance yang dibunyikan selalu membawa jenazah ataupun pasien covid-19. Sehingga hal itu dinilai cukup membuat masyarakat cemas.

“Melihat kondisi seperti jangan sampai membuat cemas, jadi salah satunya dengan tidak membunyikan sirine di jalan,” ucap Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono Wibowo, Selasa (20/7/2021).

Lebih jauh dia menjelaskan jika sirine ambulance hanya dibunyikan hanya untuk kondisi mendesak dan prioritas saja. Diantaranya seperti saat membawa pasien yang harus cepat ditangani hingga mengawal vaksin.

“Sirine pada mobil itu hanya dinyalakan pada saat tertentu, misal kalau mengawal vaksin, PMI, oksigen hanya sekala prioritas,” jelasnya.

Menurutnya, seluruh ambulance yang berasal dari rumah sakit atupun fasilitas kesehatan di Kota Batu hanya akan menyalakan rotator saat berada di jalan. 

“Kalau ambulance asli yang dari Kota Batu pasti tidak dinyalakan sirinenya. Hanya rotatornya saja yang menyala di jalan,” ujarnya.

Sedangkan jika masih didapati di jalanan Kota Batu terdapat ada mobil ambulance yang melaju menggunakan sirine, lanjutnya, bisa dipastikan itu bukan ambulance dari Kota Batu. Tetapi dari berasal dari luar kota.

“Mobil ambulance sirinenya masih nyala itu mungkin bukan berasal dari Kota Batu, dari luar daerah itu,” terang Catur.

Menurutnya, upaya tersebut dilakukan untuk menghindari adanya rasa cemas kepada warga karena pandemi Covid-19. Hal itu menjadi langkah nyata supaya warga tidak depresi dengan adanya bunyi tersebut.

“Itu langkah real, banyak orang yang stres sama covid-19. Semoga dengan ini warga lebih nyaman,” tutup Catur.

Topik
Kasus Covid 19kubupaten ngawiKota BatuKapolres BatuPolres Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru