Lolos Hibah Kemenparekraf, Ini Kelebihan Aplikasi Tandur Karya Mahasiswa STIKI Malang

Jul 20, 2021 18:21
Enam mahasiswa STIKI Malang yang berhasil membawa Aplikasi Tandur me-nasional (foto: STIKI Malang)
Enam mahasiswa STIKI Malang yang berhasil membawa Aplikasi Tandur me-nasional (foto: STIKI Malang)

MALANGTIMES - Aplikasi tandur yang merupakan karya mahasiswa STIKI Malang mendapatkan hibah dari nyatakan.id milik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia (RI).

Aplikasi yang sudah me-nasional itu adalah karya dari 6 mahasiswa STIKI Malang, diantaranya yakni Azrul Hamzah (DKV), Hanie Welda Modesty, Hendrika Cindy (DKV), Sulthon Maulana Rozaq (DKV) dan Panji Imam Baskoro.

Mereka berkompetisi dengan menghadapi ribuan peserta dari seluruh Indonesia. Kelimanya masuk dalam 41 tim yang mendapat hibah dari Kemenparekraf tersebut.

“Pastinya sangat senang dan bersyukur karena perjuangan kami bersama tidak sia-sia, kami sudah all-out untuk sering-sering rapat online selama pandemi ini. Kalau saat mepet dan urgent baru kami melakukan rapat offline dengan masih mematuhi protokol kesehatan,” kata Hikmah, salah satu anggota dari tim ini.

Aplikasi tandur sendiri merupakan sebuah konsep aplikasi kolaborasi antara pemilik lahan dengan penyewa lahan. Di mana dalam masa covid-19 ini seperti banyak bermunculan hobi baru yaitu berkebun di rumah.

Sementara untuk rumah yang sudah memiliki lahan akan sangat mudah untuk berkebun. Lalu bagaimana dengan orang yang tidak punya lahan atau tempat?

Dengan didampingi oleh dosen pendamping Bagus Kristomoyo Kristanto, S Kom, M MT, timnya berharap aplikasi ini kedepannya bisa dimanfaatkan dengan maksimal oleh masyarakat luas. Sehingga masyarakat juga dapat produktif meski tetap berada didalam rumah.

“Sesuai dengan niat awal pembuatan aplikasi tandur, yakni untuk mempermudah kehidupan pertanian di Indonesia,” pungkasnya.

Topik
inovasi stiki malangmahasiswa stiki malangdapur umum pkk kediriinovasi stiki malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru