Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Mulai Salurkan BST Dua Bulan

Jul 19, 2021 19:56
Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dilakukan oleh pihak Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (19/7/2021). (Foto: Dok. Kelurahan Bareng)
Pembagian Bantuan Sosial Tunai (BST) yang dilakukan oleh pihak Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Senin (19/7/2021). (Foto: Dok. Kelurahan Bareng)

MALANGTIMES - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mulai hari ini Senin (19/7/2021) menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI yang digabung selama dua bulan. 

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penny Indriani mengatakan, penyaluran BST dari Kemensos RI ini pihaknya bekerjasama dengan Kantor Pos Indonesia yang didistribusikan melalui masing-masing kelurahan di Kota Malang. 

"Dari pusat ada BST yang sudah mulai jalan, kerja bareng dengan Kantor Pos. Untuk nilai uangnya selama dua bulan total Rp 600 ribu," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Senin (19/7/2021). 

Untuk total Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Malang yang mendapatkan BST disampaikan Penny terdapat 14.644 KPM. Setiap KPM yang menerima BST senilai Rp 600 ribu tersebut, maka total dana yang dikucurkan untuk masyarakat Kota Malang sebanyak Rp 8,7 miliar. 

Untuk data KPM di Kota Malang tersebut, dikatakan Penny, diambil dari DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) Kemensos RI. "Data KPM atau penerima sasarannya adalah orang miskin diambilkan dari yang sudah terdata di DTKS," tuturnya. 

Lebih lanjut, Penny menambahkan bahwa sebenarnya Program BST tiap bulan sudah tersalurkan dan sempat berhenti di Bulan April 2021. Namun akhirnya Kemensos RI kembali mengucurkan BST yang digabung selama dua bulan yakni Bulan Juli dan Bulan Agustus dengan total Rp 600 ribu pada momentum PPKM Darurat. 

Selain bantuan berupa BST, pihaknya juga menuturkan bahwa pemerintah terus menggulirkan Bantuan Sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH). Namun, hingga kini untuk Bansos PKH masih belum diketahui untuk penyaluran selanjutnya. 

"Untuk PKH sudah rutin tiap bulan, tambahannya nanti hanya beras 10 kilogram. Tapi belum (untuk penyalurannya, red)," tuturnya. 

Sementara itu, Lurah Bareng Wiwik mengatakan,  saat penyaluran BST di hall belakang Kantor Pos berjalan dengan aman dan lancar. Tidak lupa juga protokol kesehatan yang diterapkan secara ketat. 

"Tadi mulai jam 08.00 WIB dan bubar sekitar jam 14.00 WIB di hall belakang Kantor Pos Malang. Serta aman dan lancar menerapkan protokol kesehatan dengan tertib," tuturnya. 

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa dari 14.644 KPM di Kota Malang yang mendapatkan BST dari Kemensos RI, untuk di wilayah Kelurahan Bareng terdapat 147 KPM yang terdata mendapatkan BST. 

"Dari 147 KPM, tersalurkan 140 KPM. Sebanyak 7 KPM tidak tersalurkan karena 1 KPM lanjut usia, 4 KPM meninggal dunia dan 2 KPM bekum mengambil," pungkasnya.

Topik
BST KemensosDinsos P3AP2KB Kota Malangkurban di rphberita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru