Saat Demokrat Usulkan Jokowi Minta Masukan Mantan Presiden untuk Tangani Kasus Covid-19

Jul 19, 2021 08:05
Wasekjen PD Irwan (Foto: Beritalima.com)
Wasekjen PD Irwan (Foto: Beritalima.com)

INDONESIATIMES - Penanganan Kasus Covid-19 di Indonesia saat ini tengah menjadi sorotan. Terkait hal ini, Partai Demokrat )PD) mengapresiasi permintaan maaf dari Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan

Menurut Demokrat, dengan meminta maaf atas kegagalan lebih mulia dibandingkan membela diri. "Harus diapresiasi. Meminta maaf kepada rakyat mulia dibanding menutupi kegagalan dengan serangan buzzerp, apalagi pembelaan membabi buta di tengah Covid yang meninggi dan korban yang banyak," ujar Wasekjen PD Irwan kepada wartawan, Minggu (18/7/2021).

Lebih lanjut, ia menilai PPKM Darurat bukanlah tidak optimal. Menurutnya, PPKM Darurat ini justru gagal dilakukan. "Bagi saya, PPKM Darurat bukan tidak optimal, tapi gagal," katanya. 

Irwan mengatakan, PPKM sedarurat apa pun tanpa biaya jaminan hidup bagi masyarakat dari pemerintah akan sia-sia. Menurutnya, daripada memperpanjang PPKM Darurat, akan lebih baik pemerintah fokus meningkatkan vaksinasi dan memperkuat layanan kesehatan.

Bahkan, Irwan juga meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk turun langsung mengatasi pandemi ini. Menurutnya, tak ada salahnya jika Jokowi juga menginisiasi pertemuan dengan mantan presiden dan mantan wakil presiden untuk mendapatkan masukan.

"Tidak ada salahnya juga Jokowi inisiasi pertemuan dengan mantan presiden atau wakil presiden RI untuk mendapatkan masukan yang lebih luas. Ini perang kita bersama," tutur Irwan. 

Ia yakin akan ada rekomendasi yang strategis dan prioritas bagi bangsa ini untuk mengatasi Covid-19 dan pulihkan ekonomi nasional pascapertemuan itu.

Namun hingga berita diturunkan pagi ini, masih belum ada tanggapan dari pihak Jokowi atau pemerintahan terkait usulan tersebut.

Topik
Partai DemokratLuhut Binsar Pandjaitandisiplin prokessebutan jokowi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru