Produksi Terbesar di Indonesia, 4 Jenis Tanaman ini Banyak Dibudidayakan di Kota Batu

Jul 18, 2021 16:49
Bunga mawar di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Bunga mawar di Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Bukan hanya dikenal karena pariwisatanya, Kota Batu juga banyak dilirik lantaran pertaniannya, mulai dari sayuran, buah, hingga bunga. Siapa yang menyangka, ternyata budidaya tanaman holtikultura pada beberapa jenis tanaman hias melimpah di Kota Batu.

Dikutip dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu, ada empat jenis tanaman yang dibudidayakan, bahkan hingga melalukan pengiriman di berbagai pulau di Indonesia.

Sering kali petani sampai kewalahan menerima pesanan lantaran tingginya permintaan. Empat jenis tanaman itu adalah bunga mawar, bunga krisan, bunga anggrek,

Terbukti dari hamparan luasnya pertanian yang kebanyakan ditanam di kawasan Kecamatan Bumiaji. Sedangkan bunga anggrek lebih banyak dibudidayakan di Kecamatan Junrejo.

Bunga Mawar

Beragam warna bunga mawar dibudidayakan di Kota Batu. Mulai dari merah, putih, kuning, dan sebagainya. Ternyata tanaman ini merupakan produksi terbanyak atau nomor satu di antara tanaman hias lainnya di Kota Batu.

Produktivitasnya pada tahun lalu mencapai 55.488.590 tangkai dari luas lahan panen mencapai 1.466.530 meter persegi. Dengan jumlah tersebut, tidak heran jika konsumennya dari beragam daerah di Indonesia.

Bunga Krisan

Diurutan nomor dua ada bunga krisan. Jika ke Kota Batu pasti tidak asing dengan bunga yang memiliki beragam warna, seperti Putih, ungu, kuning, dan sebagainya. Ternyata Krisan pot dan potong juga sangat banyak dibudidayakan di Kota Batu.

Selain itu bunga ini salah satu andalan untuk dekorasi acara pesta maupun hiasan rumah dan kantor. Produksi pada tahun lalu sebanyak 21.980.908 tangkai dari luas panen mencapai 298.742 meter persegi.

Bunga Anggrek

Bunga yang satu ini banyak sekali memikat hati para pencinta anggrek. Bunga yang satu ini banyak dibudidayakan tepatnya di Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo.

Petani di sana mampu menghasilkan hasil persilangan yang diakui dunia internasional. Anggrek hasil persilangan itu ada yang diberi nama Dendrobium Indonesia Damai dan Dendrobium Zamrud Khatulistiwa.

Tahun lalu, sebanyak 1.673.296 tangkai anggrek dihasilkan dari luas panen 66.674 meter persegi di Kota Batu.

Philodendron

Jenis tanaman yang satu ini sebelum pandemi mampu menembus harga mencapai jutaan rupiah. Sehingga banyak yang memburu tanaman satu ini lantaran sedang trend.

Apalagi karena perawatannya yang mudah, karena mampu beradaptasi di dalam maupun luar ruangan. Tahun 2020 lalu, sedikitnya 1.413.445 pohon philodendron dihasilkan dari luas panen mencapai 68.220 meter persegi.

Topik
Bunga MawarBunga AnggrekKota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru