Usung Penerapan Inovasi Teknologi Reproduksi Hingga Pemasaran Kambing, Dekan Fapet Unikama dan Tim lolos Pendanaan PTDM

Jul 18, 2021 15:26
Dekan Fakultas Peternakan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) Dr Enike Dwi Kusumawati S PT MP (Ist)
Dekan Fakultas Peternakan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) Dr Enike Dwi Kusumawati S PT MP (Ist)

MALANGTIMES - Dekan Fakultas Peternakan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) Dr Enike Dwi Kusumawati S PT MP bersama tim mencatatkan prestasi dan mengharumkan nama kampus multikultural tempatnya bernaung. Melalui inovasi yang dibuat, ia lolos mendapatkan pendanaan PTDM.

Dr Enike berserta tim dinyatakan lolos mendapatkan pendanaan Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN untuk Program Produk Teknologi yang Didiseminasikan ke Masyarakat (PTDM) bagi Lembaga Litbang (PT, LPNK dan LPK) dengan judul program Penerapan Inovasi Teknologi Reproduksi, Manajemen Peternakan dan Pemasaran Kambing dan Domba Pada Masa Pandemi Covid-19 di Kabupaten Ponorogo. 

"Kami satu tim ada tiga orang, saya sebagai ketua. Kemudian ada bapak Dr Pieter Sahertian MSi, dan bapak Akhmad Zaini, S.Kom., M.T dari Prodi Teknik Informatika," ungkapnya.

Dijelaskannya, produk teknologi yang didiseminasikan ke Masyarakat (PTDM) merupakan skema pengabdian kepada masyarakat yang dikelola dan dikembangkan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset dan Teknologi/BRIN. Skema ini sangat penting untuk mengakselerasi proses hilirisasi produk teknologi hasil penelitian lembaga litbang agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

1

Ada dua manfaat sekaligus dapat dicapai yaitu Pendayagunaan produk teknologi hasil litbang dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, melalui PTDM diharapkan masyarakat terpacu untuk meningkatkan budaya iptek serta berperan dalam aktivitas sosial ekonomi menuju Indonesia yang sejahtera. 

"Tujuan umumnya memfasilitasi proses hilirisasi produk teknologi hasil litbang ke masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat; Meningkatkan sinergi kelembagaan iptek pada berbagai tingkatan, meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas maupun daya saing produk berbasis iptek. Membentuk dan memperkuat jaringan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sementara tujuan khusus mempercepat diseminasi dan pemanfaatan produk teknologi yang potensial dari Lembaga Litbang ke masyarakat," paparnya.

Dalam lingkup lokasi pengaplikasian teknologi ini, sistem pemeliharaan ternak kambing dan domba kelompok peternak dilakukan masih secara sederhana. Pakan yang diberikan berupa hijauan (rumput, rambanan dan paitan) dan limbah pertanian serta agroindustri yang ada di daerah ini. Kendala yang dihadapi adalah produktivitas ternak yang dipelihara tidak optimal. 

Kepemilikan dan kualitas bibit unggul betina masih rendah, sehingga mempengaruhi produksi ternak dan kualitas cempe yang dihasilkan. Terlebih lagi tingkat kematian cempe baru lahir serta induk cukup tinggi. Sementara itu, teknik perkawinan masih dilakukan secara alami menggunakan pejantan. Dengan teknik ini peternak harus mengeluarkan biaya lebih mahal untuk menyewa ternak sebagai pejantan dibandingkan dengan teknik perkawinan melalui teknologi reproduksi inseminasi buatan. 

2

Maka dari itu, ditawarkan, beberapa point solusi memecahkan problem yang dialami, mulai dari pengusahaan bibit induk betina yang berkualitas melalui teknologi pemuliabiakan yaitu introduksi bibit unggul sehingga dapat meningkatkan produktivitas cempe, pelatihan dan pendampingan manajemen pemeliharaan domba sehingga dapat menurunkan tingkat mortalitas; Pengenalan teknologi reproduksi inseminasi buatan, dengan tujuan peternak dapat mengetahui dan mengerti upaya untuk meningkatkan populasi ternak lebih efisien, lebih murah tidak lagi menyewa pejantan untuk perkawinan ternaknya, pelatihan dan pendampingan penerapan teknologi pengolahan pakan silase.

Selain itu, untuk mendongkrak pendapatan yang diterima dari kambing dan domba yang saat ini sangat rendah. Salah satu alternative yaitu melalui teknologi pengolahan kotoran ternak menjadi pupuk organik yang dapat dijual untuk menambah pendapatan peternak.

"Ini termasuk juga pelatihan dan pendampingan manajemen keuangan dan pemasaran di masa pandemic covid-19 seperti pembuatan website ataupun media pemasaran online lainnya," jelasnya.

3

Sementara itu, setelah lolosnya dalam program ini, pihaknya berharap juga berimbas positif kepada para mahasiswa. Pihaknya ingin para mahasiswa bisa mengakselerasi hilirisasi produk teknologi ke masyarakat. Selain itu, para mahasiswa juga diharapkan meningkatkan produktivitas, nilai tambah, kualitas maupun daya saing produk berbasis iptek di masyarakat.

Demikian pula untuk Fakultas Peternakan. Harapannya ini meningkatkan jaringan kerjasama sinergi antara Fapet Unikama, pemerintah, lembaga usaha (industri) dan masyarakat yang mendukung diseminasi dan pemanfaatan iptek serta produk teknologi yang dihasilkan memberikan manfaat, nilai tambah dan daya guna bagi masyarakat," pungkasnya. 

Topik
Universitas PGRI Kanjuruhan MalangUnikamafapet unikamaprestasi unikama

Berita Lainnya

Berita

Terbaru