IDI Patahkan Klaim Luhut, Sebut Covid-19 di Indonesia Belum Terkendali

Jul 17, 2021 10:08
Menko Bidang Marves RI Luhut Binsar Panjaitan (foto: istimewa)
Menko Bidang Marves RI Luhut Binsar Panjaitan (foto: istimewa)

INDONESIATIMES - Wakil Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto menyatakan pandemi virus covid-19 di Indonesia belum terkendali.  Hal itu sekaligus mematahkan klaim Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Marves) yang menyebut penanganan covid-19 terkendali.

Menurut Slamet, klaim pandemi terkendali itu berkaitan dengan Penambah tenaga kesehatan (nakes), kebutuhan oksigen, obat-obatan dan pembayaran terhadap rumah sakit.

Hingga saat ini, pemerintah masih memiliki utang sekitar Rp 6,5 triliun terhadap sejumlah rumah sakit. Jumlah itu merupakan utang tahun 2020 yang harus dibayarkan.

“Masih ada yang belum dibayar dari 2020. Jumlahnya Rp 6,5 triliun. Itu juga ada yang disputed. Kalau rumah sakit belum dibayar, dokternya juga belum,” kata Slamet.

Slamet juga menjelaskan bahwa saat ini situasi di lapangan, masih banyak rumah sakit yang kewalahan dalam penanganan covid akibat terus bertambahnya pasien. Sementara nakes (tenaga kesehatan)  semakin berkurang.

“Rumah sakitnya sampai saat ini masih kewalahan. Tenaga kesehatan berkurang, baik dokter maupun nondokter,” ungkap Slamet.

Selain itu, obat-obatan di lapangan juga masih sulit dicari. Bahkan kebutuhan oksigen juga belum tercukupi sesuai kebutuhan. 

Dari situ, menurut Slamet, klaim yang disampaikan pemerintah tidak terjadi di lapangan..Meski sejumlah gedung  digunakan untuk penanganan covid-19, hal itu juga belum menjawab upaya pengendalian covid-19.

Slamet juga menilai penambahan rumah sakit merupakan hal yang sia-sia jika pemerintah tidak menambah fasilitas dan nakes sesuai kebutuhan. “Buat apa tambah rumah sakit darurat tapi tenaga kesehatan tidak ada, obat tidak ada, oksigen tidak ada. Buat apa,” ucap Slamet.

Covid-19 bisa dikatakan terkendali, sambung Slamet, jika angka kesakitan dan infeksi turun. Namun sebaliknya, angka kesakitan dan kematian terus mengalami peningkatan.

“Berarti kan infeksi bisa disimpulkan belum terkendali. Akhirnya ini kita nyatakan bahwa pandemi belum terkendali,” ungkapnya.

Sebelumnya Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan menjawab sejumlah kritik dari berbagai pihak yang  menyebut pemerintah tidak dapat mengendalikan pandemi covid-19. “Kalau ada yang berbicara bahwa tidak terkendali keadaannya, sangat-sangat terkendali. Jadi, yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya. Nanti saya tunjukin ke mukanya bahwa kita terkendali,” kata Luhut dalam jumpa pers daring di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin (12/7/2021).

 

Topik
syarat bus wisata masuk kota malangIkatan Dokter IndonesiaTarget vaksinasi di Kota BatuLuhut Binsar Panjaitan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru