Stadion Gajayana Masuk Tempat Alternatif Penyembelihan Hewan Kurban Masal

Jul 16, 2021 18:47
Wali Kota Malang Sutiaji saat menjelaskan kepada awak media terkait Stadion Gajayana yang masuk sebagai alternatif tempat penyembelihan hewan kurban masal, Jumat (16/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Wali Kota Malang Sutiaji saat menjelaskan kepada awak media terkait Stadion Gajayana yang masuk sebagai alternatif tempat penyembelihan hewan kurban masal, Jumat (16/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memasukkan Stadion Gajayana sebagai alternatif tempat untuk penyembelihan hewan kurban secara masal pada momen Idul Adha 1442 Hijriah/tahun 2021.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan Stadion Gajayana dapat digunakan sebagai alternatif lanjutan jika di RPH (Rumah Pemotongan Hewan) Gadang maupun Cemorokandang tidak dapat menampung hewan kurban yang akan disembelih. 

"Penyembelihan secara masal itu nanti akan dilakukan di Stadion Gajayana untuk memfasilitasi (hewan kurban, red) saudara-saudara kita yang tidak bisa tertampung di RPH. Itu alternatifnya saja," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Jumat (16/7/2021). 

Orang nomor satu di Pemerintahan Kota Malang ini pun juga menegaskan, area Stadion Gajayana yang dimasukkan dalam alternatif tempat penyembelihan masal tidak menggunakan area dalam stadion. "Stadion kan bukan di dalam. Tapi di luar pun kan bisa. Kita kasih di tempat fasilitas umum yang miliknya Pemerintah Kota Malang," kata Sutiaji. 

Politisi Partai Demokrat ini juga menyampaikan terkait alasan penggunaan Stadion Gajayana. Dia menyebut karena tempatnya yang berada di tengah kota dan luas.  Selain itu,  Stadion Gajayana mulai dari segi pertanggungjawaban, perawatan, hingga lain-lain merupakan tanggung jawab Pemerintah Kota Malang. 

Sementara, ketika disinggung nantinya apakah tidak akan mengganggu para olahragawan di sekitar Stadion Gajayana, Sutiaji menegaskan bahwa kegiatan penyembelihan hewan kurban secara masal jika jadi di Stadion Gajayana tidak akan mengganggu aktivitas olahragawan. 

"Ya nggak kok. Itu kan di dalam. Itu nanti kita yang tanggung jawab. Itu milik kita sendiri dan tidak mengganggu aktivitas olahraga dan sekarang masih ditutup," ujarnya.

Sutiaji menuturkan bahwa Stadion Gajayana hanya merupakan salah satu alternatif tempat. Masih banyak lokasi yang luas dan merupakan fasilitas umum yang dapat digunakan sebagai tempat penyembelihan hewan kurban secara masal. 

"Ini kan hanya salah satu alternatif. Tempat-tempat umum lainnya kan bisa. Di lapangan Kedungkandang, ini salah satu saja ya," ucapnya. 

Pemkot masih akan mengoordinasikan dengan jajaran lintas OPD (organisasi perangkat daerah) terkait pemilihan lokasi alternatif penyembelihan hewan kurban secara masal dalam momentum Idul Adha 1442 Hijriah/tahun 2021.

Topik
Stadion Gajayana MalangStadion Gajayanasektor jasa perjalananWali Kota Malang Sutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru