Resmi! PPKM Darurat Diperpanjang Sampai Akhir Juli

Jul 16, 2021 18:35
Menko PMK RI, Muhadjir Effendy (foto: Kemenko PMK)
Menko PMK RI, Muhadjir Effendy (foto: Kemenko PMK)

INDONESIATIMES - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa-Bali resmi diperpanjang hingga akhir Juli mendatang. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Muhadjir Effendy.

“Tadi rapat kabinet terbatas yang saya ikuti waktu saya di Sukoharjo sudah diputuskan bapak Presiden (PPKM Darurat) dilanjutkan sampai akhir Juli. Sampai akhir Juli PPKM,” kata Muhadjir saat meninjau Hotel University Club UGM yang dijadikan shelter pasien Corona, Sleman, Jumat (16/9/2021) dilansir Detik.com.

Dengan diperpanjangnya PPKM Darurat ini, Muhadjir menyampaikan bahwa ada beberapa risiko yang harus dihadapi pemerintah. Salah satunya yakni bantuan sosial atau bansos.

“Perpanjangan ini memang banyak risiko. Termasuk bagaimana supaya seimbang, bersama-sama antara tadi itu meningkatkan disiplin warga untuk mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan standar PPKM dan bantuan sosial,” ungkapnya.

Namun Muhadjir tegas menyampaikan, nantinya bansos tidak bisa dipikul oleh pemerintah sendiri. Pihaknya ingin semua pihak turut terlibat. Termasuk perguruan tinggi yang juga diminta untuk membantu.

“Karena itu bansos itu tidak mungkin ditanggung negara sendiri. Gotong royong masyarakat,” katanya.

“Termasuk civitas akademika UGM di bawah pak Rektor saya mohon gerakan untuk membantu mereka-mereka yang kurang beruntung akibat PPKM ini,” imbuhnya.

Selain itu, pria yang pernah menjadi rektor salah satu kampus swasta di Malang itu berharap masyarakat dapat bahu membahu meningkatkan kesadaran saling membantu. Sebab, pandemi Covid-19 yang saat ini masih merebak menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama.

“Saling bantu, saling bergandeng tangan mengulurkan tangan termasuk sedekah masker. Karena bagaimana pun masyarakat di bawah, masker barang yang mahal, tidak mungkin kita meminta kesadaran (masyarakat) melulu tanpa upaya kita membantu mereka,” pungkasnya.

Topik
aturan kemenagMenko PMK Muhadjir Effendyisi ppkm darurat tulungagungairlanggga hartarto

Berita Lainnya

Berita

Terbaru