Banyak Kalahkan Musuh dalam Perang Uhud, Sahabat Ini Malah Tergolong Ahli Neraka, Mengapa?

Jul 16, 2021 09:59
Ilustrasi perang Uhud (Ist)
Ilustrasi perang Uhud (Ist)

MALANGTIMES - Pada perang Uhud, terdapat salah seorang sahabat Rasulullah SAW yang ikut dalam perang, namun dikatakan Rasulullah merupakan ahli neraka. Julukan tersebut (ahli neraka) diberikan Rasulullah tentunya bukan tanpa sebab.

Dikisahkan dari Tafakkur Fiddin jika dalam perang Uhud, terdapat seorang munafik yang ikut bergabung dalam pasukan. Seseorang tersebut bernama Quzman. Pada awalnya ia tidak mau bergabung dengan pasukan muslim. Hal itu karena ia merasa sakit hati dengan perkataan Rasulullah yang menyebutnya ahli neraka. Karenanya ia tetap berada di rumahnya saat kaum muslim pergi berperang. 

Namun keesokan harinya setelah keberangkatan pasukan muslim, beberapa perempuan Bani Zaffar mendatangi dan mencela serta mengancamnya. "Hai Quzman, orang lain pergi untuk berperang, sedangkan engkau diam saja di rumah. Apakah engkau tidak malu, mestinya engkau merasa malu karena berdiam diri saja di rumah seperti perempuan".

Quzman yang mendengar itu tidak menjawab sepatah kata pun, alih-alih ia pergi menghindari mereka. Namun para perempuan itu mengejarnya dan berkata lagi, “Sungguh kau seperti perempuan, kaum keluar untuk pergi berperang, sedangkan kau hanya duduk nyaman di rumahmu saja".

Karena terus dikejar dan dikatai, Quzman kemudian mulai marah. Harga dirinya pun terbangkitkan. Ia bergegas memasuki rumah dan keluar lagi dengan membawa pedang, tombak dan perisainya. Kemudian menaiki hewan tunggangannya dan bergerak untuk menyusul Rasullulah dan pasukan muslim.

Setelah ia mencapai perkemahan pasukan muslim. Ia berjalan pada barisan belakang hingga sampailah pada barisan depan. Quzman sendiri merupakan seseorang yang dikenal mahir dalam melempar tombak dengan lemparan tombak yang bisa melayang jauh seperti halnya lontaran anak panah.

Quzman terus berperang dengan beraninya dan tidak ada satupun kaum musrikin lepas dari sabetan pedang tajam maupun tombaknya. Bahkan ia berkali-kali merangsek masuk ke barisan kaum Quraish dan berhasil keluar dengan gagahnya serta bersuara lantang, serta kembali menyerang musuh musrikin hingga mereka bertumbangan. 

Dari itu, pasukan muslim lainnya berkata dalam hati, “Mungkinkan orang yang berperang seperti ini menjadi ahli neraka?”. Mereka merasa heran dengan seseorang yang memiliki keberanian dan kesungguhan Quzman dalam berperang banyak membuat takjub. Hal itu membuat pemikiran jika tidak mungkin seseorang tersebut dimasukkan dalam ahli neraka.

Namun, perkataan Rasulullah yang menjuluki Quzman Ahli Neraka memang bukan tanpa alasan. Hal itu karena niat Quzman ikut berperang Hana untuk membuktikan jika ia merupakan lelaki sejati. Keberaniannya hanya untuk membuktikan perkataan para perempuan yang terus mengolok-oloknya saat di berada di rumah.

Namun ketika bertemu dengan kaum Quraisy, seorang kaum petinggi  berkata pada Quzman, “Quzman engkau akan mati sahid"  Akan tetapi, Quzman justru menjawab dengan lantang dan mengatakan niatnya ikut berperang. “Demi Allah aku berperang bukan untuk agama, melainkan ingin membuktikan bahwa aku adalah seorang lelaki sejati".

Bersamaan itu, Quzman mendadak terlihat lemas dengan berbagai luka di sekujur tubuhnya dan terlihat darah mengalir dari balik luka-lukanya. Meskipun telah mencoba berdiri, akan tetapi, tubuhnya kembali ambruk. Pada saat itu, ia kemudian mengambil sebuah anak panah dan menusukkan ke dalam dadanya hingga ia tewas dalam keadaan bunuh diri.

Karena inilah, Rasulullah kemudian menyebutnya merupakan ahli neraka. Sebab ia bukan mati syahid melainkan mati bunuh diri dan imbalannya adalah neraka.

Topik
Perang UhudRasulullah SAWmahfud md nonton sinetron

Berita Lainnya

Berita

Terbaru