Kasus Covid-19 Terus Naik, Pemkot Malang Tambah Bed untuk Isolasi Pasien

Jul 15, 2021 11:44
Ruang kamar isolasi pasien Covid-19 di safe house Jl Kawi. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Ruang kamar isolasi pasien Covid-19 di safe house Jl Kawi. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES- Angka kasus Covid-19 di Kota Malang yang terus meningkat menjadi perhatian khusus. Bagaimana tidak, dalam tiga hari terakhir ini jumlah tambahan kasus terkonfirmasi positif setiap harinya naik cukup tajam.

Pada 12 Juli 2021, terjadi penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 91 orang, kemudian 13 Juli 2021 tambahan kasus melonjak sebanyak 310 pasien baru, dan kemarin (Rabu, 14/7/2021) tercatat penambahan kasus baru sebanyak 263.

Dengan tambahan kasus yang tinggi belakangan ini, kini total kasus Covid-19 di Kota Malang mencapai 8.091. Banyaknya lonjakan pasien menjadikan Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan hingga safe house atau rumah isolasi overload.

Karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mengupayakan untuk penambahan kapasitas bed atau tempat tidur yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19. Seperti di safe house atau rumah isolasi yang disediakan Pemkot Malang di Jl Kawi, yang dalam minggu ini tengah dipersiapkan untuk ditambah lagi sebanyak 80 bed.

Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, sebelumnya kapasitas bed untuk safe house disediakan sebanyak 110. Pengajuan penambahan bed tersebut diajukan dan ditargetkan bisa segera dipergunakan dalam pekan ini.

"Rumah isolasi yang saat ini sudah ada 110, kami akan terus lakukan penambahan. Kami minta ke pak Sekda, Kepala Dinas Kesehatan, dan RSUD untuk melihat safe house. Nanti akan ada tambahan 80 bed untuk bisa digunakan dalam minggu ini. Dalam rangka bagaimana kami menyediakan fasilitas bagi pasien Covid-19," ujarnya.

Selain di safe house, Sutiaji menyampaikan, penambahan kapasitas bed ini juga akan dilakukan di RSUD Kota Malang. Di mana yang semula berjumlah 40, akan ditambah sebanyak 12 bed baru. "RSUD kami juga akan ditambah 12 bed, mudah-mudahan minggu ini juga sudah ada," katanya.

Upaya-upaya ini dilakukan guna memenuhi BOR yang saat ini mengalami overload. Apalagi, rumah sakit rujukan yang tak hanya berisikan pasien warga Kota Malang namun juga dari luar daerah.

Di samping penambahan bed, sebelumnya penambahan RS Darurat Lapangan di RST dr Soepraoen juga telah bersiap. Nantinya, bakal disediakan sebanyak 160 bed bagi pasien Covid-19 kategori OTG (Orang Tanpa Gejala) dan gejala ringan.

"Rumah Sakit Darurat, RST dr Soepraoen ada 160 bed. Keperuntukannya 70 persen untuk anggota (TNI dan jajarannya) 30 persen untuk pasien di luar anggota," pungkasnya.

Sebagai informasi, dari total jumlah kasus Covid-19 di Kota Malang sebanyak 8.091, pasien yang telah dinyatakan sembuh totalnya kini sebanyak 6.407. Pasien yang meninggal dunia ada 690, dan yang masih dalam pemantauan sebanyak 994.

Topik
Covid 19 di Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru