Selama PPKM Darurat, Penurunan Aktivitas Lalu Lintas di Kabupaten Malang Capai 30 Persen

Jul 14, 2021 15:37
Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitransyah saat meninjau lalu lintas di kawasan Kabupaten Malang (Foto: Istimewa).
Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitransyah saat meninjau lalu lintas di kawasan Kabupaten Malang (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat sejak 3 Juli 2021 lalu ternyata cukup berdampak pada turunnya aktivitas lalu lintas. Hal tersebut disampaikan  Kasatlantas Polres Malang AKP Agung Fitransyah, Rabu (14/7/2021) siang. 

 Agung menjelaskan, penurunan aktivitas lalu lintas yang terjadi selama PPKM Darurat ini mencapai sekitar 30 persen. Namun, pihaknya belum dapat menyampaikan evaluasinya secara utuh. Menurut dia, hal itu karena PPKM Darurat dijadwalkan bakal berakhir pada 20 Juli 2021 mendatang. 

"Kalau tingkat lalu lintasnya jelas menurun ya. Kalau kita pantau di beberapa titik ruas jalan, itu mungkin penurunannya sekitar 30 persen. Kalau evaluasi masih belum, karena berakhirnya (PPKM Darurat) kan masih 20 Juli 2021 mendatang," ujar dia. 

Meski secara umum ada penurunan aktivitas lalu lintas, dari pantauan yang polisi lakukan, ada sejumlah titik yang terjadi penumpukan kendaraan. Hal tersebut karena ada sejumlah titik yang terpaksa ditutup. Misalnya di perbatasan wilayah menuju Kota Malang. 

"Saat ini sedang kami rapatkan secara lebih mendetail dengan pihak kepolisian di Malang Raya, dengan Polresta Malang Kota dan Polres Batu. Penumpukan itu terjadi terutama setelah kemarin di simpang empat Pasar Gadang ditutup untuk ke arah utara. Tapi kan memang baru satu hari lalu. Sosialisasi masih belum menyeluruh," terangnya. 

Dari pantauan di lapangan, akses dari Kabupaten Malang menuju Kota Malang sebenarnya ada tiga titik utama. Yakni melalui Desa Kebonagung Kecamatan Pakisaji, Desa Karangduren Kecamatan Pakisaji, dan via Kecamatan Bululawang yang langsung berbatasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. 

Namun, sejak Selasa (13/7/2021) lalu, jalur via Desa Karangduren ditutup. Tepatnya di simpang empat menuju Pasar Gadang. Sementara simpang tiga Kacuk di Kecamatan Sukun, Kota Malang, sudah ditutup sejak awal PPKM Darurat dimulai pada 3 Juli 2021 lalu. 

Sebagai bentuk antisipasi, Satlantas Polres Malang juga melakukan penebalan jumlah personel. Meskipun belum menyebut jumlahnya, penambahan personel diarahkan ke titik-titik jalan yang biasanya dijadikan jalan tikus oleh pengendara. 

"Makanya kami koordinasikan dengan personel di Polresta Malang Kota dan Polres Batu. Sudah pasti ada penumpukan di beberapa ruas jalan, terutama jalan tikus. Ini yang sedang kami lakukan pembahasan," pungkas AKP Agung. 

Hal tersebut sebelumnya juga disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat. Menurut Wahyu, PPKM Darurat dinilai efektif, terutama untuk mengurangi mobilitas masyarakat.

Topik
sebutan jokowiKoperasi SAE PujonPolres MalangPolsek Sumobito Jombang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru