Bangunan Liar Belakang Hotel Savana Malang Terbakar

Jul 13, 2021 17:00
Petugas dari UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang saat melakukan evakuasi pasca terjadinya kebakaran, Selasa (13/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Petugas dari UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang saat melakukan evakuasi pasca terjadinya kebakaran, Selasa (13/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Kota Malang. Kali ini menyasar satu bangunan liar yang terletak di belakang Hotel Savana Malang atau dipinggir jalur rel kereta api, Selasa (13/7/2021). 

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES.com, peristiwa kebakaran yang menghanguskan dua bangunan liar tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB.

Bangunan liar yang berukuran 2 x 5 meter tersebut ditempati oleh seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Sukarni (69) yang hidup sebatang kara di Kota Malang. Namun beruntungnya ketika api melalap bangunan liar tersebut, Sukarni tidak berada di tempat. 

Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kota Malang Muhammad Teguh Budi Wibowo mengatakan, penyebab terbakarnya bangunan liar tersebut dikarenakan korsleting listrik. 

"Dugaan awal penyebabnya karena korsleting listrik, mas. Tadi kami menerima laporan sekitar pukul 14.30 WIB," ungkapnya kepada MalangTIMES.com melalui sambungan telepon.

Posisi bangunan liar yang berada di pinggir rel kereta api mengharuskan tim dari UPT Pemadaman Kebakaran Kota Malang langsung berkoordinasi dengan perwakilan PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya untuk memperlambat laju kereta api. 

"Dari pihak KAI juga sangat membantu. Beliau sudah koordinasi dengan kedatangan kereta yang mau ke Stasiun Kota Baru atau yang lain," ujarnya. 

Karena kata Teguh, jika tidak diperlambat laju kereta api untuk memudahkan pemadaman, tim dari UPT Pemadaman Kebakaran harus membuat lubang di bawah rel kereta api untuk memberikan akses selang pemadam. 

"Alhamdulillaah semua bisa teratasi. Bekerjasama dengan PT KAI. Juga tadi ada dari Polsek dan anggota Sabhara Polresta Malang Kota," katanya. 

Dalam misi pemadaman kebakaran bangunan liar di pinggir rel kereta api ini pihaknya setidaknya menerjunkan 20 personel dengan lima unit mobil pemadam kebakaran. 

"Kurang lebih tadi 30 menit sudah padam total. Itu bangunannya hangus semua. Tadi apinya cukup stabil," tuturnya. 

Selain diduga karena korsleting listrik, penyebab api cukup stabil dan cepat menghanguskan bangunan liar tersebut karena bahan-bahan di dalamnya yang mudah terbakar.

"Bisa juga dari bahan rumah. Seperti kayu, beberapa bahan dari plastik dan juga beberapa barang elektronik," terangnya. 

Dari peristiwa kebakaran ini, kata Teguh, ditaksir kerugian yang harus dialami oleh korban berkisar di nominal Rp 5 sampai Rp 10 juta.

Topik
Kebakaran Di Kota Malangbangunan liarHotel Savana Malangpemadam kebakaran kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru