Berharap PPKM Darurat Berjalan Maksimal, Forkopimda Bagikan Ratusan Paket Masker

Jul 13, 2021 15:34
Forkopimda Kabupaten Malang membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan (Foto: Istimewa).
Forkopimda Kabupaten Malang membagikan masker kepada masyarakat dan pengguna jalan (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Malang membagikan sejumlah bantuan kepada masyarakat. Bantuan tersebut berupa paket masker dan snack. Setidaknya ada sebanyak 300 paket masker dan snack yang dibagikan pada Selasa (13/7/2021). 

Sasarannya, ada sebanyak 3 titik. Yakni diawali di Jalan Panji, Kepanjen Kabupaten Malang, tepatnya di depan Pendopo Kabupaten Malang. Lalu di sekitar Gondanglegi dan di Kecamatan Bululawang. 

Paket sebanyak 300 tersebut dibagi di 3 wilayah. Masing-masing wilayah 100 paket bantuan. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk dapat memaksimalkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Terutama di masa PPKM Darurat ini. 

"Kegiatan ini diinisiasi oleh ibu PKK dan Kowad (Komando Wanita Angkatan Darat) serta polwan, agar dalam penanganan Covid ini tidak hanya dilakukan oleh bapak saja yang dilibatkan, tapi ibu-ibu juga ikut aktif dalam penanganan Covid-19 ini. Supaya dapat menyelamatkan keluarganya masing-masing," ujar Bupati Malang, H.M Sanusi, saat ditemui awak media, di sela-sela kegiatan pembagian paket masker tersebut, Selasa (13/7/2021).

Sanusi menjelaskan, bahwa hal tersebut juga mengacu pada instruksi dari Presiden Joko Widodo. Yang menyatakan bahwa ibu-ibu juga memilik peran untuk membantu menyelamatkan diri, keluarga dan negaranya. 

"Pak Jokowi berpesan, selamat diri, keluarga, dan negaranya, itu perlu adanya peran serta ibu-ibu rumah tangga," jelasnya.

Meskipun dari pantauannya, jika dilihat dari segi mobilitas masyarakat yang sudah mulai nampak ada penurunan, yang juga dampak dari PPKM Darurat, namun penerapan protokol kesehatan tetap tidak boleh diabaikan. 

"Saat ini, semakin hari mulai ada penurunan, dan mobilitas ada penurunan, bahkan kerumunan sudah berkurang, dan juga sudah dilakukan Operasi Yustisi, karena kerumunan itu menjadi wadah penularan Covid," terang pria asal Gondanglegi ini.

Sebab, tambah Sanusi, selama pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali yang digelar mulai 3 Juli lalu, di Kabupaten Malang terlihat sudah menujukkan efektifitasnya.

"Masyarakat diminta untuk kesadarannya, karena ini untuk keselamatan orang lain, jadi untuk kita, keselamatan rakyat itu hukum di atas segalanya," pungkasnya.

Topik
Pemkab MalangPercepatan Penanganan Covid 19sebutan jokowiairlanggga hartarto

Berita Lainnya

Berita

Terbaru