Antisipasi Pasien Covid-19 Meninggal Akibat Isoman, Kadinkes Imbau Pasien Lapor Fasyankes

Jul 12, 2021 20:22
Kepala Dinas Keashatan Kota Malang Husnul Muarif saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Kepala Dinas Keashatan Kota Malang Husnul Muarif saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Lonjakan pasien Covid-19 di Kota Malang terus terjadi dan rumah sakit rujukan mayoritas sedang penuh hingga overload. Hal itu pula yang menyebabkan banyaknya pasien Covid-19 yang harus menjalani isolasi mandiri (isoman) untuk tahapan pemulihan. 

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Malang, sebanyak lebih dari 200 pasien Covid-19 sedang menjalani isolasi mandiri. Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif mengatakan bahwa dari 200 lebih pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri, terdapat 15 diantaranya meninggal dunia. 

"Jumlah pasien yang isoman di atas 200 saat ini. Terus yang meninggal itu ada sekitar 15 orang," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Senin (12/7/2021). 

Untuk mengantisipasi meninggalnya pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri di kediamannya masing-masing karena mayoritas rumah sakit sedang overload dengan pasien Covid-19, Husnul mengimbau agar pasien secara berkala melaporkan kondisi kesehatannya ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) terdekat. 

"Itu penting dilakukan oleh pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Karena nanti Puskesmas akan melakukan tracing dirawat dan ditesting lagi. Jadi tidak terlambat melakukan tindakan," ujarnya. 

Karena kata Husnul, dari 15 orang yang meninggal dunia saat menjalani perawatan isolasi mandiri di rumahnya, salah satu faktor yang memengaruhi yakni tidak melapor ke fasyankes terdekat. 

"Banyak faktor (meninggal saat isolasi mandiri, red) salah satunya ya itu melapor ke fasilitas kesehatan," imbuhnya. 

Lebih lanjut, Husnul menyampaikan bahwa saat ini RST Soepraoen yang berada di wilayah Kecamatan Sukun, Kota Malang sudah menyiapkan lahan untuk dijadikan rumah sakit lapangan darurat. 

Husnul mengimbau agar para pasien Covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri agar berpindah tempat ke Rumah Sakit Lapangan Darurat di RST Soepraoen. 

Di Rumah Sakit Lapangan RST Soepraoen diungkapkannya bahwa terdapat 100 tempat tidur dan 108 tenaga kesehatan yang sudah siap merawat pasien Covid-19.

"Itu untuk gejala ringan saja. Awalnya nanti ke UGD RST Soepraoen apakah nanti dirawat di RST atau rumah sakit lapangan ya ke UGD dulu," pungkasnya. 

Sementara itu, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Kota Malang per hari Senin (12/7/2021) terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 91 orang. Jadi total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yakni 7.518 orang, meninggal 687 orang dan dinyatakan sembuh sebanyak 6.337 orang.

Topik
Covid 19 Kota MalangIsolasi MandiriDinkes Kota MalangRST Soepraoen Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru