Perusahaan Ini Gratiskan Isi Ulang Gas Oksigen Tabung Satu Meter Kubik

Jul 12, 2021 14:10
Salah satu petugas loket PT Harpag Niaga Hutama sedang menyiapkan tabung oksigen satu meter kubik untuk diisi ulang, Senin (12/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Salah satu petugas loket PT Harpag Niaga Hutama sedang menyiapkan tabung oksigen satu meter kubik untuk diisi ulang, Senin (12/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Produsen oksigen, yakni PT Harpag Niaga Hutama di Jalan Pertamanan, RT 012/RW 05, Kelurahan Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, menggratiskan pengisian ulang oksigen untuk tabung satu meter kubik bagi warga yang membutuhkan. 

Owner sekaligus Direktur PT Harpag Niaga Hutama Pratista Hariyanto mengatakan, penggratisan isi ulang oksigen tabung satu meter kubik diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu ataupun yang sedang kesulitan mencari isi ulamg oksigen. 

"Kami menggratiskan satu meter kubik untuk masyarakat yang tidak mampu, yang kesulitan mencari. Makanya kami bantu," ungkapnya, Senin (12/7/2021). 

Permintaan dari masyarakat untuk pengisian tabung oksigen satu meter kubik pun mengalami kenaikan yang signifikan mulai  Juni hingga Juli 2021.  "Kenaikannya 200 sampai 250 persen. Kami biasanya produksi hanya sebentar, hanya pagi sampai tengah hari. Kemarin rekor sampai jam 6 malam," ujar Pratista. 

Kenaikan permintaan tersebut menunjukkan masyarakat sudah mulai aware atau sadar mengenai kepedulian terhadap kondisi kesehatan di tengah pandemi covid-19. 

PT Harpag Niaga Hutama menyebutkan bahwa persyaratan utama masyarakat yang akan mengisi ulang oksigen di tabung satu meter kubik tersebut yakni kejujuran masyarakat itu sendiri. "Syaratnya kami minta mereka jujur saja. Bawa tabungnya sendiri. Kalau nggak, bisa kami bantu. Tapi kami juga mohon kesadarannya. Ini kan masa sulit. Kami minta tolong kejujuran mereka. Mungkin terdengar seperti naif dan munafik, tapi sampai saat ini memang mereka semua membutuhkan," kata Pratista. 

Lebih lanjut, permintaan pengisian ulang tabung oksigen satu meter kubik sering diperuntukkan bagi masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri. "Untuk orang sakit sesak napas, mereka bisa mengambil. Banyak juga yang secara personal," imbuhnya.

Jangkauan masyarakat yang meminta pengisian oksigen gratis di tabung satu meter kubik mencakup wilayah Malang Raya. Yakni Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu. 

"Kalau atas Batu ya, terus sampai Ngantang. Terus ada Malang Selatan di Kepanjen. Kota Malang dan Kabupaten Malang yang mendominasi itu," ucapnya. 

Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu, yakni Putra Armadani (27), mengakui pihaknya merasa terbantu dengan program penggratisan isi ulang oksigen khusus tabung satu meter kubik.  "Sangat membantu karena sekarang oksigen carinya susah. Kurang lebih satu minggu ini kesulitan," katanya.

Putra mengaku bahwa dirinya mengetahui informasi gratis pengisian ulang gas oksigen untuk tabung satu meter kubik dari media sosial Twitter. Akhirnya dirinya membawa dua tabung oksigen kecil ukuran satu meter kubik dan satu tabung besar berukuran enam meter kubik yang dipinjam dari rekannya. 

"Saya bawa dua yang ukuran kecil untuk tiga jam habis. Ini untuk dua orang isoman (isolasi mandiri, red), yakni ibu saya sendiri dan kakak," ungkapnya. 

Putra berharap program penggratisan pengisian ulang gas oksigen untuk tabung berukuran satu meter kubik dapat diteruskan karena sangat membantu dan bermanfaat.  "Harapan saya, kalau bisa, diteruskan saja. Karena kondisi sekarang sudah sangat tipis. Stok nggak ada. Ya paling tidak bisa menyelamatkan nyawa orang lain," pungkasnya.

Topik
PT Harpag Niaga Hutamakasus kematian covid 19PPKM Darurat BangkalanIsolasi Mandiri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru