Pasien Covid-19 Terus Naik, Rumah Sakit Rujukan di Kota Malang Tambah Kapasitas Bed

Jul 12, 2021 13:51
Ilistrasi. (Foto: Shutterstock).
Ilistrasi. (Foto: Shutterstock).

MALANGTIMES - Upaya untuk terus memberikan optimalisasi pelayanan kesehatan bagi warga yang terpapar Covid-19 terus dilakukan berbagai pihak. Seiring dengan terus melonjaknya kasus saat ini, Kota Malang juga terus menambah kapasitas bed bagi pasien.

Sebagaimana diketahui, Bed Occupancy Rate (BOR) di rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang penuh. Sehingga banyak pasien yang masih harus mengantre untuk mendapatkan perawatan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif menjelaskan, semua rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang saat ini memang terus berupaya menambah kapasitas bed. Di antaranya, Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, RS Lavalette, RSI Aisyiyah, RS Panti Waluyo RKZ Sawahan, RST Soepraoen, RS Hermina, RS Unisma, RSUD Kota Malang, Persada Hospital, dan RS Panti Nirmala.

Hal ini dilakukan agar BOR mengalami penurunan, dengan jumlah kasus yang masih terus naik setiap harinya.

"Penambahan bed selalu dilakukan oleh rumah sakit rujukan, saat ini sudah di atas 925 bed untuk ruang isolasi. Sebelumnya masih di angka 800 an. Itu salah satu upaya dari rumah sakit juga untuk menurunkan angka BOR-nya," ungkapnya.

Sementara itu, RST dr Soepraoen menjadi salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang terus melakukan penambahan kapasitas tempat tidur. Dari yang semula hanya tersedia 59 bed, kini sudah ditambah hingga 168 bed. Hal ini guna mengantisipasi pasien yang kesulitan mendapatkan perawatan.

Kakesdam V/Brawijaya, Kolonel CKM dokter Yanuar Supriadi menyampaikan, bahkan di minggu ini pihaknya juga masih akan melakukan penambahan kapasitas tempat tidur sebanyak 60 bed. Nantinya bakal ditempatkan di salah satu gedung di kawasan RST dr Soepraoen.

"Kami sudah melakukan ekstensifikasi penambahan ruangan kapasitas tempat tidur untuk penanganan Covid-19. Yang tadinya tergelar 59 tempat tidur, saat ini sudah tergelar 168 tempat tidur. Itupun dalam satu minggu ini juga direncanakan ada penambahan 60 tempat tidur dari bekas gedung akademi keperawatan itu," ujarnya, Jumat (12/7/2021) usai Rakor Kesiapan Penyediaan RS Lapangan di RST dr Soepraoen.

Artinya, dengan penambahan tersebut, RST dr Soepraoen bakal memiliki sebanyak 228 ketersediaan bed untuk pasien Covid-19. Yakni, dilengkapi dengan ruangan High Care Unit (HCU) dan ICU.

"Target kita minggu ini sudah tergelar. Sehingga total RST dr Soepraoen bisa menampung 228 tempat tidur untuk penderita Covid-19, dengan HCU 8 dan ICU-nya 4," jelasnya.

Fasilitas ini diberikan untuk bisa memberikan perawatan bagi pasien Covid-19 bergejala sedang hingga berat. Pihaknya berharap, langkah ini juga bisa memberikan ruang lebih atas kapasitas rumah sakit rujukan lain yang saat ini overload.

Di samping juga penyediaan RS Lapangan di RST dr Soepraoen yang sudah bisa dioperasionalkan mulai hari ini. Yakni dengan kapasitas sebanyak 100 tempat tidur untuk pasien OTG (Orang Tanpa Gejala) dan kategori gejala ringan.

"Kami berusaha juga menambah ruangan-ruangan, terutama HCU ini untuk penderita Covid-19 kategori sedang maupun berat. Sehingga ke depan, mudah-mudahan bisa menambah kemampuan rumah sakit untuk melayani pasien," pungkasnya.

Topik
Pasien Covid 19Kota MalangRST dr Soepraoen

Berita Lainnya

Berita

Terbaru