Pedagang Pasar Besar Kota Batu Segera Direlokasi ke Stadion Brantas, Begini Skemanya

Jul 12, 2021 13:18
Suasana pedagang pasar pagi di Pasar Besar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasana pedagang pasar pagi di Pasar Besar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Revitalisasi Pasar Besar Kota Batu bakal dilakukan pada akhir tahun 2021 mendatang. Sehingga, relokasi para pedagang Pasar Besar Kota Batu pun secepatnya harus dilakukan.

Rencananya, relokasi pedagang Pasar Besar Kota Batu akan di tempatkan di kawasan Stadion Brantas Kota Batu. Di sana para pedagang tetap bisa berjualan dengan memanfaatkan dua tempat yang dibagi.

“Untuk rencana relokasi pedagang Pasar Besar Kota Batu di Stadion Brantas,” kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Batu, Eko Suhartono.

Ia menambahkan, lokasi tersebut akan dibagi untuk 1.097 pedagang pagi. Di mana mereka akan ditempatkan di lintasan atletik. Sedangkan pedagang yang memiliki kios di tempatkan pada sisi selatan Stadion Brantas.

“Untuk pedagang pasar pagi tidak akan sampai berjualan di lapangan atau rumput. Karena kami menekankan untuk berjualan hanya menggunakan meja saja,” tambahnya.

Sehingga, nantinya para atlet masih tetap bisa memanfaatkan lapangan tersebut. Pedagang pasar pagi juga akan berjualan pukul 24.00 WIB hingga pukul 07.30 WIB.

Lebih jauh dia menjelaskan, nantinya pedagang yang menggunakan kios bangunan spesifikasinya menggunakan atap asbes dan dinding spandek. Lalu bedak nantinya juga terbuat dari galvalum. Sehingga tidak ada triplek seperti umumnya.

Eko menekankan tidak ada pungutan dalam relokasi pedagang Pasar Besar Kota Batu ini. Namun memberikan yang terbaik dan nyaman kepada pedagang. “Saya tekankan untuk tempat relokasi pedagang ini gratis, tidak memungut biaya sepeserpun,” tegasnya.

Sedangkan untuk anggarannya relokasi, ditetapkan sebesar Rp 6 Miliar. Angka itu mengalami kenaikan dua kali lipat dibandingkan dengan anggaran yang diajukan pada 2020 lalu yang sebesar Rp 3 Miliar.

Besaran anggaran tersebut menurutnya dikarenakan Pemkot Malang tak ingin asal-asalan dalam memfasilitasi pedagang. Sehingga, pedagang bisa tetap berdagang dengan maksimal dan nyaman.

Sementara untuk revitalisasi Pasar Besar Kota Batu akan menggunakan anggaran secara multi years. Pada tahun 2021 ini sudah dilakukan pengerjaan fisik. Namun pengerjaan fisiknya lebih banyak pada tahun 2022 mendatang. Dengan menggunakan dana APBN sebesar Rp 200 Miliar.

Anggaran tersebut sesuai dengan Perpres No. 80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jawa Timur. “Bisa jadi pada tahap I anggaran yang diberikan 10 persen, tahun 2022 sebesar 90 persen karena besaran pengerjaan fisik lebih banyak tahun tersebut,” pungkasnya.

Topik
Relokasi pedagangPasar Besar Kota Baturevitalisasi pasar besarKota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru