RSI Unisma, Komitmen Berikan Pelayanan Maksimal Pasien Covid-19 Sesuai Arahan Pemerintah

Jul 07, 2021 17:28
dr Fifin Pradina D, SP THT-KL, Manager Pelayanan Medis dan Ketua Satker RSI Unisma (Ist)
dr Fifin Pradina D, SP THT-KL, Manager Pelayanan Medis dan Ketua Satker RSI Unisma (Ist)

MALANGTIMES - Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma, benar-benar berkomitmen dalam memberikan pelayanan terhadap pasien, tak terkecuali pasien Covid- 19. Berbagai fasilitas, baik sarana prasarana dan juga sumber daya atau tenaga medis berpengalaman dan ahli disiapkan guna melakukan perawatan terhadap para pasien.

dr Fifin Pradina D, SP THT-KL, Manager Pelayanan Medis dan Ketua Satker RSI Unisma menjelaskan, jika RSI Unisma begitu berkomitmen dalam penanganan Covid- 19. Selaras dengan arahan pemerintah pusat, RSI Unisma selalu berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat tanpa terkecuali.

"Apakah karena rumah sakit Islam, kemudian hanya untuk umat muslim, tidak begitu. Kami melayani semuanya, tidak ada batasnya usia, gender, ras," jelasnya, saat dihubungi, Rabu (7/7/2021).

Sehingga, siapa saja yang membutuhkan akses pelayanan, baik Covid- 19 maupun non Covid- 19, akan tetap dilayani sesuai dengan kemampuan rumah sakit.

Untuk fasilitas-fasilitas yang tersedia untuk pasien Covid- 19, RSI Unisma menyediakan unit ruang isolasi khusus untuk perawatan Covid- 19 yang tentunya berbeda dengan ruang perawatan reguler. "Gedungnya berbeda. Alur masuk dan alur keluar pasien juga berbeda," terangnya.

Sebanyak 31 bed pasien Covid- 19 telah disediakan RSI Unisma. Selain itu juga tersedia ruang isolasi khusus dengan tekanan negatif, ICU dan tiga ventilator. Fasilitas penunjang lain untuk pemeriksaan Covid- 19 juga tersedia. Fasilitas tersebut seperti ruang laboratorium, pemeriksaan radiologi, pemeriksaan antigen, antibodi hingga Swab PCR.

"Kalau untuk tenaga medis, ya kami sesuaikan dengan jumlah bed yang ada. Sudah ada hitungannya. Kita ikuti regulasi, tenaga yang disiapkan menyesuaikan," ungkapnya.

Untuk treatment yang diberikan terhadap para pasien, dijelaskan Fifin sesuai arahan dengan Dokter Penanggung Jawab Pelayanan (DPJP). Sehingga, perawatan bisa dilakukan bersama-sama dengan melibatkan dokter paru atau dokter penyakit dalam, ataupun sebaliknya hanya dirawat dengan satu dokter spesialis saja.

"Protap mengikuti. Dan treatment juga mengikuti Panduan Praktis Klinis (PPK) yang ada dari masing-masing kolegium," paparnya.

Pihaknya berharap, agar seluruh lapisan masyarakat bisa turut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan Covid- 19. Dikatakannya, jika pandemi Covid- 19 bukanlah hal yang sepele dan main-main. Sehingga, protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, harus benar-benar diikuti oleh masyarakat untuk mempercepat penanggulangan Covid- 19.

"Covid itu ada, masyarakat harus percaya adanya Covid- 19. Mohon ikuti aturan, kalau yang sakit segera berobat, isolasi mandiri, lingkungan harus terbuka, jangan mengucilkan, sama-sama saling menjaga," tandasnya.

Sementara itu, Vina Nur Puspitasari S Kep Ns Kepala Ruang ICU Isolasi Khusus RSI Unisma menambahkan hal yang senada dengan dr Fifin. Pihaknya di sini juga meminta keterlibatan masyarakat dalam penanganan Covid- 19 dengan mematuhi protokol kesehatan.

"Mohon dukungan (masyarakat) untuk nakes (tenaga kesehatan) kami yang sedang berjuang merawat kasus Covid yang sedang melonjak naik," pungkasnya.

Topik
RS rujukan covid 19 kota malangRSI Unisma

Berita Lainnya

Berita

Terbaru