Pilih Jalur Damai, Mia Cabut Laporan Penganiayaan Terhadap Bos The Nine

Jul 07, 2021 15:21
Mia Trisanti (38) saat ditemui MalangTIMES.com beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. JatimTIMES)
Mia Trisanti (38) saat ditemui MalangTIMES.com beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. JatimTIMES)

MALANGTIMES - Tak disangka, kasus penganiayaan yang dilakukan oleh salah satu pemilik The Nine Club and Nine House Kitchen Alfresco Jefrie Permana (36) berakhir damai. Korban yang juga merupakan karyawan bagian purchasing yakni Mia Trisanti (38), memilih jalur perdamaian dan menerima permintaan maaf dari kubu tersangka. 

Permasalahan yang melibatkan antara bos dan karyawan ini sebelumnya ramai menjadi perbincangan masyarakat, serta dukungan dari berbagai organisasi massa (ormas) agar kasus penganiayaan yang dilakukan Jefrie untuk terus berlanjut. 

Nyatanya, Mia mengatakan bahwa laporan penganiayaan yang dibuatnya pada hari Jumat (18/6/2021) dengan pihak terlapor Jefrie Permana (36) pada hari Senin (5/7/2021) telah dicabut.

"Sudah pencabutan laporan Senin kemarin (5/7/2021) di Polresta," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Rabu (7/7/2021). 

Pihaknya pun mengakui bahwa pencabutan laporan ini juga merupakan langkah menuju ke arah perdamaian. Di mana pihaknya telah menerima Surat Pernyataan Permohonan Maaf dari pihak Jefrie Permana yang telah ditanda tangani bermaterai oleh Jefrie Permana. 

Namun, ketika dipertegas apakah pencabutan laporan ini merupakan tindakan yang diambil karena Mia memang melakukan tindakan penggelapan dana perusahaan, Mia membantah dengan tegas. 

"Dugaan itu salah. Menurut saya pribadi tidak benar mas. Tapi tidak tahu di mata hukum. Saya kerja bagian purchasing. Saya tidak bertugas membayar-bayar dan tidak bertugas menentukan harga barang," jelasnya. 

Menurutnya, membayar merupakan bagian tugas staff keuangan dan yang menentukan harga barang adalah chef, kemudian barang disimpan di gudang. "Tidak ada barang maupun uang yang saya gelapkan. Kalau pun saya menerima tip dari supplier memang pernah. Tapi itu tidak hanya saya yang menerima, staf-staf lain di kantor juga menerima karena hal itu lumrah di kerjaan," imbuhnya. 

Namun, ketika nantinya memang pelaporan terhadap dirinya terkait penggelapan yang saat ini sudah dalam proses penyidikan dan menetapkan Mia sebagai tersangka, pihaknya siap bertanggungjawab atas konsekuensi hukum yang berlaku. "Pastilah mas (bertanggungjawab, red)," tuturnya. 

Lebih lanjut, Mia menjelaskan terkait beberapa pertimbangannya untuk menerima permintaan maaf dari Jefrie Permana dan menuju ke arah perdamaian. Yakni yang pertama karena pihak keluarga Mia berkeinginan untuk permasalahan yang menimpa dirinya agar cepat selesai.

"Sehingga bisa tenang, karena ngefek besar di kesehatan orang tuaku. Apalagi saat wabah covid semakin parah," katanya. 

Lalu yang kedua memang terkait laporan penggelapan dana perusahaan dalam pekerjaan dari pihak The Nine Club and Nine House Kitchen Alfresco dengan pihak terlapor Mia Trisanti. 

"Kata kuasa hukum saya mau tidak mau segala sesuatu tentang perusahaan harus diusut semua. Sedangkan saya tidak ingin memperpanjang masalah dan tidak ingin pihak-pihak yang lain karyawan maksudnya, ikut tersangkut masalah ini," terangnya. 

Sementara itu, sebelumnya terkait permasalahan penganiayaan yang dialami oleh Mia Trisanti sempat mendapatkan dukungan moril dari puluhan aktivis yang terdiri dari berbagai ormas agar kasus ini terus diusut sampai tuntas.

Berdasarkan dukungan dan pengawalan tersebut, Mia pun mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah membantu dirinya memberikan dukungan moril untuk pengusutan permasalahan penganiayaan hingga ditahannya Jefrie Permana. 

"Saya dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang telah peduli dan membantu saya dalam masalah yang saya hadapi. Terutama kepada tim kuasa hukum, teman-teman, aktivis, ormas, wartawan, media, dll. Mohon maaf apabila saya telah mengecewakan. Saya hanya bisa berupaya sampai disini, sesuai kemampuan fisik dan mental saya. Saya harap semuanya bisa memahami kondisi saya. Sekali lagi saya mohon maaf," pungkasnya.

Topik
Kasus Penganiayaanambulance admindukKota Malangjefrie permanakasus the nine clubpnganiayaan pegawai the nine club
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru