Bikin Adem, Polres Malang Tenangkan Masyarakat Hadapi Covid-19 melalui Desain Grafis

Jul 07, 2021 08:24
Postingan obat-obatan yang diunggah di akun @polresmalangofficial (screenshot Instagram @polresmalangofficial)
Postingan obat-obatan yang diunggah di akun @polresmalangofficial (screenshot Instagram @polresmalangofficial)

MALANGTIMES - Langkah inovatif dilakukan Polres Malang untuk membuat masyarakat lebih tenang dalam menyikapi permasalahan kesehatan di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

Dalam postingan akun Instagram resmi Polres Malang @polresmalangofficial pada Selasa (6/7/2021) kemarin terlihat berbeda dari biasanya. Sebab, di situ terdapat unggahan konten yang berisi imbauan masyarakat yang terpapar covid-19 agar tidak panik dan mengonsumsi obat yang telah direkomendasikan oleh dokter.

“Jadi postingan obat-obatan sederhana itu intinya kami dapat perintah dari pak Kapolres (Malang). Sumbernya dari Kemenkes, di situ disebutkan dari perkumpulan dokter wisma atlet. Disampaikan bahwa kalau kena covid-19 tidak harus ke rumah sakit, tapi kalau memang tidak terlalu parah,” ungkap Pejabat Sementara (Pjs) Kasubbag Humas Polres Malang, Aipda Novahanta Putra.

Kemudian pihaknya membuat desain grafis agar masyarakat lebih mudah untuk mencermati informasi dari Polres Malang. Sebab, beberapa kali banyak informasi terkait kesehatan yang hoaks telah beredar.

“Di situ kami buatkan (desain grafis) meme kemudian kami upload di sosmed. Karena banyak berita hoaks ya (terkait kesehatan) seperti kamar (rumah sakit) tidak tersedia, bed occupancy rate (BOR) tidak tercukupi. Dari situ akhirnya bapak mencari sumber terpercaya, dan ditemui lah dari Kemenkes ini dan perintahnya agar di viralkan,” papar Nova.

Beberapa obat-obatan yang dicantumkan oleh Polres Malang dalam akun Instagram resminya seperti antibiotik, antivirus, antibatuk untuk keluarkan dahak sekaligus antioxidant, anti radang, penurun panas hingga vitamin.

Sementara itu, Polres Malang sendiri telah turun ke sejumlah apotik di Kabupaten Malang untuk memantau harga eceran tertinggi (HET) obat-obatan. Hal itu untuk mengantisipasi lonjakan harga yang dikhawatirkan masyarakat.

“Nah untuk harga obat sendiri itu bapak Kapolres telah memerintah Satreskrim dan apabila memang ada (lonjakan harga obat-obatan) ya akan segera ditindak. Intinya dalam PPKM Darurat ini, kami berupaya agar tidak semakin membuat panik,” pungkasnya.

Topik
sebutan jokowivaksinasi covid 19 di india

Berita Lainnya

Berita

Terbaru