Bisa 5 Jam Pasien Berobat di RSUD Soedono Menunggu untuk Dapat Pengobatan

Jul 06, 2021 18:52
Sejumlah Pasien yang terlihat berada diluar Ruang IGD RSUD Soedono Madiun. (Foto: Dodik Eko P/ JatimTIMES)
Sejumlah Pasien yang terlihat berada diluar Ruang IGD RSUD Soedono Madiun. (Foto: Dodik Eko P/ JatimTIMES)

MADIUNTIMES - Banyaknya pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Madiun dalam 4 hari ini, membuat rumah sakit terdampak. Direntang empat hari, pasien positif mencapai 320 pasien. Kondisi ini berimbas bagi pasien yang akan berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah Soedono. Ini terlihat banyak pasien terlantar di depan Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah sakit yang ada di Kota Madiun.

Nampak petugas dengan berpakaian APD (Alat Pelindung Diri) memeriksa setiap pasien yang tengah berbaring sambil di pasang selang infus yang berada di depan ruang IGD, Selasa (6/7/2021). 

Saat MadiunTimes.com mengkonfirmasi salah satu keluarga yang sedang menunggu pasien yang berada di depan IGD sekitar pukul 17.00 WIB, ia menjelaskan bahwa pasien yang mau masuk ke RSUD Soedono harus dilakukan rapid test ataupun swab. Bahkan di rontgen paru-parunya dulu untuk memastikan keadaan pasien.

"Ini nunggu hasil negatif nanti baru diproses penyakitnya nopo nembe dilebokne. Sakniki prosedure ngoten (ini nunggu hasil negatif nanti baru diproses penyakitnya apa baru dimasukan, sekarang prosedurnya gitu, red)," jelasnya.

Ia juga mengaku sudah menunggu di luar sejak pukul 12.00 WIB hingga sore dan masih harus menunggu di luar IGD menunggu hasil swab. 

 “Dari jam dua belasan niki ada yang lebih lama maleh (dari jam dua belasan ini, ada yang lebih lama lagi,red),” ungkapnya.

Ia mengaku kalau bapaknya tinggal di Rejomulyo, Kota Madiun. Tapi bapaknya sakit stroke waktu main ke Caruban "Bapak tapi sakit pas dolan teng Bu Lik caruban struk engkang kiri (bapak tapi sakitnya pas main ke Bibi di Caruban, stroke yang kaki kiri, red)," tambahnya.

Terkait adanya sejumlah pasien yang berada di luar ruang IGD, pewarta mengkonfirmasi ke Humas RSUD Soedono Yanuar melalui pesan WhatsApp. Namun, sayang sampai berita ini ditulis, Humas RSUD Soedono hanya membaca pesan dan tidak ada balasan. Terlihat dari pesan WhatsApp yang sudah centang 2 dengan warna biru.

Topik
Covid 19 Kota MadiunStop sampah plastikprosedur berobat di rsudppdb tulungagung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru