Pemkot Batu Wajibkan Satgas Covid-19 Desa/Kelurahan di Kota Batu untuk Sediakan Shelter

Jul 06, 2021 18:06
Pasien terkonfirmasi positif saat akan senam di shelter Hotel Mutiara Baru.
Pasien terkonfirmasi positif saat akan senam di shelter Hotel Mutiara Baru.

BATUTIMES - Dengan terus meningkatnya jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu, dua shelter disiapkan oleh Pemkot Batu. Karena itu, Pemkot Batu juga mewajibkan bagi Satgas Desa/Kelurahan juga menyediakan fasilitas shelter di 24 desa/kelurahan di Kota Batu.

Fasilitas yang harus disediakan itu adalah shelter untuk warga setempat. “Mewajibkan satgas desa/kelurahan untuk menyediakan fasilitas shelter untuk warga di wilayahnya,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu, Onny Ardianto.

Dengan hadirnya shelter di 24 desa/kelurahan itu digunakan untuk menampung pasien konfirm tanpa gejala. Sebab untuk menghindari atau mencegah bertambahnya pasien konfirm dari klaster keluarga.

“Melihat kasus baru sebagian besar dari kontak erat keluarga pasien konfirm,” tambahnya, Selasa (6/7/2021). Sementara Pemkot Batu juga akan membuka dua lokasi shelter. 

Dua lokasi shelter itu di dua tempat baru. Yakni di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo dan di Hotel Mutiara Baru, Kecamatan Batu.

Saat ini Pemkot Batu sedang berkoordinasi dengan dua tempat tersebut. “Yang dua tempat masih dalam tahap koordinasi dengan pihak tersebut,” terang mantan Sekretaris Diskominfo ini. 

Sedangkan saat ini bagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ada yang melakukan isolasi mandiri, ada juga yang berada di shelter. Untuk shelternya di Yayasan Pelayanan Pekabaran Injil Indonesia (YPPII) Kota Batu.

Topik
sebutan jokowiairlanggga hartartokawasan tnbts

Berita Lainnya

Berita

Terbaru