88 Nakes dan ASN Kota Batu Terkonfirmasi Positif Covid-19 hingga BOR Isolasi Penuh!

Jul 06, 2021 15:05
Tenaga kesehatan saat melakukan rapid test kepada ASN di Balai Kota Among Tani.
Tenaga kesehatan saat melakukan rapid test kepada ASN di Balai Kota Among Tani.

BATUTIMES - Angka konfirmasi positif covid-19 di Kota Batu terus mengalami peningkatan. Hingga Senin (5/7/2021), pasien aktif terkonfirmasi Covid-19 di Kota Batu mencapai 97 orang. Dari jumlah tersebut, 88 orang di antaranya merupakan aparatur sipil negera (ASN) di lingkungan Balai Kota Among Tani, Kota Batu.

Rinciannya, 69 penambahan pasien terkonfirmasi positif adalah tenaga kesehatan. Sisanya 19 orang ASN yang terdiri dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mereka yang terkonfirmasi saat ini melakukan isolasi mandiri.

“Kasus baru itu dari sebagian besar klaster perkantoran dan kontak erat keluarga pasien konfirmasi,” ungkap Juru Bicara Satgas Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu, Onny Ardianto.

Lebih jauh Onny menjelaskan, pada Senin (5/7/2021), tercatat ada penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 24 orang. Sehingga, jumlah kumulatif saat ini mencapai 1.734 orang. Sedangkan yang aktif mencapai 100 orang.

Untuk pasien yang sembuh ada tambahan 4 orang, jadi jumlah komulatifnya mencapai 151 orang. Lalu yang meninggal ada tambahan satu orang, total komulatifnya 151 orang.

Sementara untuk Bed Occupancy Ratio (BOR) tempat tidur isolasi rumah sakit rujukan dan BOR tempat tidur ICU rumah sakit rujukan di Kota Batu penuh.

“BOR tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit rujukan di Kota Batu tercatat sudah 100 persen,” ungkap Onny.

Keterisian BOR tempat tidur ICU dan isolasi juga demikian, tercatat mencapai 100 persen. Dengan BED ICU sejumlah 12 tempat tidur dan BED isolasi sebanyak 95 tempat tidur yang tersebar di empat rumah sakit (RS) rujukan perawatan. Yakni RS Karsa Husada, RS Bhayangkara, RS Baptis, RS dr. Etty Asharto. “Seluruhnya sudah terpakai per 5 juli 2021,” tambahnya. 

Dengan penuhnya BOR tempat tidur ICU dan isolasi lanjutnya, yang dilakukan Pemkot Batu adalah tetap berkoordinasi dengan RS. Yakni untuk konversi 40 persen tempat tidur rawat inap RS menjadi perawatan pasien covid.

“Kemudian menjajaki kemungkinan membuka RS darurat atau RS lapangan dengan Dinas Kesehatan provinsi,” ucap mantan Sekretaris Diskominfo Kota Batu ini.

Topik
Kasus Covid 19Kota BatuRS LapanganPasien Covid 19tenaga kesehatan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru