Bikin Adem, Kebahagiaan ODGJ RSJ Lawang saat Menawar Harga Ternak Ayam dan Bebek

Jul 06, 2021 13:48
Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus bersama Direktur Utama RSJ Dr. Radjuman Wediodiningrat Lawang dr. Yuniar SpKJ dan para PDGJ di dalam kandang peternakan Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.
Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus bersama Direktur Utama RSJ Dr. Radjuman Wediodiningrat Lawang dr. Yuniar SpKJ dan para PDGJ di dalam kandang peternakan Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

INDONESIATIMES - Berbagi kebahagiaan Tim Ngedum Ojir terus berlanjut. Setelah berkunjung, berkeliling, dan melihat aktivitas orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) di RSJ Dr. Radjuman Wediodiningrat Lawang, tim Ngedum Ojir JatimTIMES Network bergegas menuju Kelurahan Balearjosari, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Tim Ngedum Ojir JatimTIMES Network mengajak beberapa ODGJ dari RSJ di sana, untuk melihat tempat peternakan dan penjualan ayam/bebek di lokasi tersebut. Sesampainya di sana, Direktur JatimTIMES Lazuardi Firdaus memberikan arahan kepada para ODGJ untuk membeli dan bertanya-tanya saat berada di dalam kandang tersebut.

“Ayam dan bebek yang mau dirawat oleh mas-mas ini, nanti mas-mas sendiri yang beli,” kata Firdaus. Firdaus pun memberikan uang sebesar Rp 5 juta dari pembaca JatimTIMES, supaya bisa dibelikan ayam, bebek, pakan, dan kandang.

“Nanti mas-nya tanya bagaimana cara merawatnya, ada yang pernah pengalaman merawat ayam dan bebek,” tanya Firdaus kepada tiga orang ODGJ tersebut.

Salah satu orang tersebut ternyata sudah ada yang memiliki pengalaman menernak ayam. “Pernah merawat ayam saya,” jawab salah satu ODGJ. 

Setelah Firdaus memberikan arahan kepada tiga ODGJ tersebut, mereka bergegas untuk menuju kandang ayam dan bebek di sana. Di sana, Firdaus ternyata sudah disambut oleh Direktur Utama RSJ Dr. Radjuman Wediodiningrat Lawang dr. Yuniar SpKJ, dan Humas BMH Malang Ruwiyanto.

Semuanya pun memasuki kandang, sesi tanya jawab pun dilakukan. Salah satu ODGJ langsung bertanya bagaimana perawatan ayam dan bebek supaya cepat bertelur. 

“Bu cara merawatnya supaya cepat menetas bagaimana,” tanya salah satu ODGJ. “Caranya supaya cepat bertelur, pagi dan sore dikasih obat, beras, dedek, beras jagung,” jawab penjual bebak dan ayam di kandang tersebut.

Kemudian ODGJ itu membeli ayam dan bebek dengan uang Rp 5 Juta. Dengan uang tersebut mereka mendapatkan 25 ekor ayam dan 30 ekor bebek, kandang, dan pakannya. Canda tawa di dalam kandung pun tak henti-hentinya.

Tawar menawar pun dilakukan oleh ODGJ, supaya mereka mendapatkan bonus. Semua orang yang ada di sana pun tertawa, dr. Yuniar pun memberikan jempolnya. Akhirnya para ODGJ pun diberi bonus oleh pemilik kandang. 

Disela-sela kebahagiaan itu, Firdaus menjelaskan, wajah tiga ODGJ ini memang diblur untuk melindungi privasinya. Menurutnya program ini merupakan yang pertama di RSJ Lawang

“Enak kalau punya bebek, ini program pertama buk ya di RSJ Lawang. Program pertama di Indonesia,” tanya Firdaus

“Untuk merawat (bebek dan ayan) terobosan dari RSJ,” jawab dr Yuniar.

Para ODGJ pun bahu membahu untuk memasukan bebek dan ayam ke dalam sebuah kandang berwarna merah.

“Sahabat JatimTIMES seperti tadi yang sudah kita lihat proses dari RSJ Lawang sampai ke peternakan ini ternyata membuat happy kita dan ODGJ-nya ini berharap program bisa berlanjut, ini kerjsama yang baik JatimTIMES, MalangTIMES, BMH Malang, dan RSJ Lawang, ke depan program selanjutnya,” kata Firdaus.

Dengan program seperti itu, lanjut Yuniar agar bisa memancing atau meningkatkan kemandirian ODGJ. Sehingga mereka tidak hanya sekadar melakukan rehabilitasi di RSJ, namun ke depan harapannya sampai di rumah bisa diterima oleh masyarkat. 

"Kita akan terus menerus menjalankan program yang bisa memancing atau meningkatkan kemandirian odgj jadi rehabilitasinya tidak berhenti di rsj tapi kami berharap bahwa itu bisa sampai pulang nanti diterima oleh masyarakat karena mereka bisa berfungsi dengan baik,” ucap Yuniar.

Yuniar pun berterima kasih kepada seluruh pembaca JatimTIMES yang telah mengulurkan tangannya untuk kemandirian ODGJ di RSJ Lawang. 

“Ayam dan bebek yang tadi disumbangkan, terima kasih banyak juga kandangnya dan juga ilmunya itu adalah hal yang penting untuk kita kembangkan dan juga akan tambahkan item lain dalam terapi rehabilitasi untuk ODGJ,” tambah Yuniar.

“Kami mengundang semua untuk berpartisipasi untuk program ini karena ini sangat berharga untuk Indonesia,” tutup Firdaus. 

Topik
ngedum ojirprogram ngedum ojirJatimtimes NetworkKota MalangRSJ LawangBerbagi Kebahagiaan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru