Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkot Batu Lakukan Penyemprotan Eco Enzym Ramah Lingkungan

Jul 05, 2021 16:18
Penyemprotan EE di Jalan Diran, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)
Penyemprotan EE di Jalan Diran, Kecamatan Batu. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Dengan meningkatnya jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu, banyak pula permintaan warga untuk melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan masing-masing. Pemkot Batu pun mengeluarkan pemyemprotan dengan Eco Enzym yang lebih ramah lingkungan.

Eco Enzym dikenal dengan enzim sampah yang diklaim merupakan cairan serbaguna yang dihasilkan dari hasil fermentasi sampah organik. Eco Enzyme (EE) merupakan hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula.

“Dari proses fermentasi ini menghasilkan kandungan disinfektan karena ada alkoholnya. Sehingga dengan EE ini sangat ramah lingkungan,” ucap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu, Aries Setiawan.

Ia menambahkan, dengan memanfaatkan EE sebagai disinfektan mengurangi dampak Covid-19. Karena selama proses penyemprotan dengan EE virus dan bakteri mati polutan udara terdegradasi.

“Ini sekaligus untuk mengurangi sampah dapur, karena EE terbuat fermentasi sisa sayur dan kulit buah mentah sehingga bisa mengurangi sampah dapur,” imbuhnya, Senin (5/7/2021).

Karena itu, permintaan warga melakukan penyemprotan dengan EE pun cukup banyak. “Permintaan cukup banyak saat ini, dan kami sudah memiliki komunitas EE di masing-masing desa,” kata mantan Camat Batu ini.

Pada Minggu (4/7/2021) penyemprotan EE juga sudah dilakukan di Alun-Alun Kota Batu dan Jalan Diran Kecamatan Batu. 

Terpisah Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso menambahkan, sebagai bentuk pencegahan persebaran Covid-19, melakukan penyemprotan Eco Enzym. “EE ini merupakan disinfektan ramah lingkungan, sehingga lebih baik menggunakan EE,” terangnya.

Topik
partai gelora indonesiapenyemprotan disinfektancovid 19 kota batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru