Kampung Tematik Tutup Total Selama PPKM Darurat, Beberapa Aktif dengan Batasan Ketat!

Jul 05, 2021 12:40
Kawasan Kampung Wisata Heritage ditutup untuk wisatawan. (Foto: Istimewa).
Kawasan Kampung Wisata Heritage ditutup untuk wisatawan. (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kota Malang, sejumlah destinasi wisata ditutup. Berbeda dengan sebelumnya, 22 destinasi Kampung Tematik yang sempat buka beberapa saat lalu, kini kembali ditutup total untuk pengunjung. 

Ketua Forum Komunikasi Kelompok Sadar Wisata Kampung Tematik Kota Malang Isa Wahyudi mengatakan, penutupan destinasi wisata Kampung Tematik dilakukan sesuai penerapan PPKM Darurat mulai 3 Juli hingga 20 Juli 2021 mendatang. Hal ini menyusul SE Walikota Malang No 35 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Covid-19. 

"Tutup, fasilitas umum di area publik, termasuk taman umum, tempat wisata dan area lainnya. Wisatawan dilarang masuk kampung wisata dulu," ungkapnya.

Di antara Kampung tematik yang tutup ini yakni, Kampung Budaya Polowijen, Kampung Heritage Kayutangan, Kampung Tridi, Kampung Warna-Warni Jodipan, Kampung Terapi Hijau, Kampung Kramat Kasin, hingg Kampung Biru Arema.

Meski begitu, pria yang akrab disapa Ki Demang ini mengatakan, jika ada kawasan destinasi wisata yang masih buka, itu sebatas kegiatan tertentu. 

"Beberapa yang tutup tapi masih buka itu untuk layanan tertentu. Misalnya Kampung Gribig Religi masih dibuka untuk ziarah terbatas," jelasnya.

Kemudian, Kampung Nila Slilir dikatakannya juga masih dibuka. Namun, hanya untuk kegiatan belanja ikan. Sama halnya dengan Kampung Keramik Dinoyo yang dibuka hanya untuk kegiatan belanja saja. 

Selain penutupan destinasi wisata, saat ini menurut Ki Demang, sebenarnya ada 7 event besar yang bakal digelar. Yakni event festival kali brantas, hingga event-event di kampung-kampung tematik, kampung keramik dinoyo, kampung gerabah penanggungan, kampung warna warni, kampung biru arema, dan kampung 3D. 

Namun, karena jadwal pelaksanaannya bertepatan dengan PPKM Darurat diputuskan untuk dijadwalkan ulang. "Kita khawatir dengan PPKM darurat begini. Itu tidak ada kepastian kapan berakhirnya. Biasanya nanti diperpanjang terus. Ketika sudah ada kelonggaran, nanti Forkom Pokdarwis akan komunikasi dengan dinas terkait,” pungkasnya.

Topik
sebutan jokowipenutupan destinasi wisatakampung tematikKota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru