10 Doa Iblis pun Dikabulkan Allah SWT, Apa Saja Itu?

Jul 04, 2021 08:33
Ilustrasi iblis yang dengan 10 permintaan doa kepada Allah (Ist)
Ilustrasi iblis yang dengan 10 permintaan doa kepada Allah (Ist)

MALANGTIMES - Doa merupakan permohonan dari seorang hamba kepada sang pencipta. Allah SWT berfirman, "Berdoalah kepadaku, niscaya akan Kuperkenankan  bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang sombong tidak mau menyembahKu akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina"(QS Ghafir 60).

Memanjatkan doa ternyata bukan hanya dilakukan oleh manusia. Iblis pun bahkan juga ikut memanjatkan doa kepada Allah. Dan beberapa permintaannya pun dikabulkan oleh Allah SWT. Lalu apa saja dia iblis itu ?, 

Simak informasinya ini.

Dari hastag tv dan Islam populer, Alquran telah mengabadikan iblis yang diusir dari surga karena enggan bersujud di kepada Nabi Adam AS. Setelah diusir dan dilaknat, iblis kemudian berdoa kepada Allah SWT dan memohon untuk dikembalikan ke surga. "Berilah aku penangguhan waktu sampai hari mereka dibangkitkan" (QS Al Araf 14).

Ayat tersebut menjelaskan, bagaimana iblis meminta kepada Allah SWT agar diberikan umur panjang. Allah pun telah menjawab doa iblis tersebut, "Benar, kamu yang termasuk diberi penangguhan waktu" (QS Al A'raf 15).

Penangguhan waktu yang panjang, dimanfaatkan iblis untuk memasyarakatkan manusia. Godaan iblis terhadap manusia sangatlah banyak, mulai dari hawa nafsu hingga perbuatan tercela yang menimbulkan dosa. Allah pun membenci sifat yang dimiliki iblis.
Akan tetapi ada 10 doa iblis yang dikabulkan, sebagaimana ada dalam Al-Quran, "aku meminta agar Allah membiarkanku berbagi alam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka (tetapi) tidaklah janji setan kecuali semua itu tipuan" (QS Al Isra 64).

Ayat tersebut menjelaskan, iblis akan makan dari harta yang tak disangkakan, iblis juga akan makan makanan haram yang dicampur riba dan yang tidak dibacakan doa atas nama Allah SWT. 

Doa iblis yang kedua, Aku minta, Allah membiarkanku bersama orang-orang berhubungan (bersetubuh) dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah SWT. Setan. Akan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada setan".

Doa ketiga, "aku minta agar aku bisa ikut dengan orang yang menaiki kendaraan yang berjalan tidak untuk tujuan halal". Doa keempat, iblis meminta kamar mandi menjadi rumahnya. "Aku meminta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku".

Doa kelima, iblis meminta pasar menjadi masjidnya. "aku meminta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku". Doa keenam, "Aku minta agar Allah menjadikan sya'ir (dari penyair) sebagai Quran ku". Doa ketujuh, iblis meminta agar seorang pemabuk menjadi temannya, " aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku"

Adapun doa kedelapan, iblis meminta agar memberikan saudara. "Aku meminta agar Allah memberikanku saudara, yaitu orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat". Allah berfirman"orang yang boros adalah saudara-saudara setan"( QS Al Isra 27).

Doa iblis ke sembilan, "aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia, sementara mereka tidak bisa melihatku. (Dengan seizin Allah hanya sebagian saja yang bisa melihatku)".

Dan doa iblis yang ke 10 yang dikabulkan oleh Allah adalah, agar iblis bisa  ada dalam aliran darah manusia. "aku meminta agar Allah memberiku kemampuan untuk bisa mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, 'silahkan'. Dan aku bangga dengan kemampuan tersebut hingga hari kiamat, sebagai besar manusia bersamaku di hari kiamat".

Dari Ibnu Abbas RA, iblis berkata "Wahai Muhammad, aku tidak bisa menyesatkan orang, aku hanya bisa membisikkan dan menggoda. Jika aku bisa menyesatkan mereka, maka tidak akan tersisa seorangpun. Sebagaimana dirimu, kamu tidak dapat memberikan hidayah sedikitpun. Engkau hanya Rasul yang menyampaikan amanah. Jika kau bisa memberikan hidayah maka tak ada seorangpun yang kafir di muka bumi ini. Bahkan engkau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara hidupnya. Orang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak diperut ibunya, Sedangkan orang yang sengsara, adalah  orang yang telah ditulis sengsara sejak dalam kandungan". (HR Muadz bin Jabal).

Rasulullah SAW kemudian membacakan sebuah ayat Al-Quran, "mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati tuhanmu" (QS Hud 118-119). 

Topik
Allah SWTNabi Adam
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru