Akurasi Diklaim 98 Persen, Tes PCR Kumur Mulai Dibuka, Apa itu? 

Jul 03, 2021 16:08
Ilustrasi (Foto: Youngisthan. In)
Ilustrasi (Foto: Youngisthan. In)

INDONESIATIMES - Di tengah pandemi covid-19 yang semakin meningkat, kini terdapat cara tes terbaru untuk mendeteksi virus tersebut. Tes tersebut berupa PCR Kumur. 

PCR Kumur kini juga sudah mulai diperkenalkan di masyarakat. Metode tes ini dapat menjadi salah satu solusi atau alternatif metode pemeriksaan untuk mengetahui kalian terinfeksi covid-19 atau tidak. 

Untuk diketahui, sebelum adanya PCR kumur ini, beberapa tes untuk menditeksi covid-19 sudah dilakukan. Antara lain tes PCR, tes antigen atau rapid test, dan test antibodi atau tes darah. 

Kini malah sudah ada metode PCR kumur, yang lebih simpel lagi. Keunggulan dari PCR kumur ini antara lain:

-Tidak memerlukan tenaga kesehatan yang terampil seperti saat swab

-Lebih sederhana

-Prosesnya cepat

-Ekonomis

-Ramah pasien

-Lebih nyaman

-Tidak perlu mencolok hidung atau tenggorokan

-Dapat dilakukan pada anak yang sudah belajar berkumur

Tes kumur ini hanya perlu waktu satu menit. PCR kumur menggunakan tabung sederhana yang telah berisi cairan tertentu. 

Kalian hanya tinggal berkumur dengan larutan tersebut selama 15 detik dan mengeluarkannya ke dalam tabung tersebut. Sampel liur yang sudah terkumpul ini akan diesktrak kemudian layaknya tes PCR.

Beberapa negara Eropa sudah melakukan PCR kumur ini yang dikenal dengan istilah throat flush test. Namun, 30 menit sebelum melakukan PCR kumur, sebaiknya kalian tidak makan, minum, kumur dengan cairan tertentu, sikat gigi, makan permen kareat, dan merokok/vape.

Sudah Dibuka di Jakarta

Kini layanan PCR kumur sudah mulai dibuka di Jakarta. Disebutkan bahwa tes ini memiliki tingkat akurasi sampai 98 persen. 

Tes PCR kumur ini digelar oleh GSI Lab yang bekerja sama dengan PT Bio Farma (Persero) dan Nusantics. Tes PCR kumur ini ternyata sudah dibuka mulai kemarin Jumat (2/7/2021). 

"Berdasarkan hasil pengujian di laboratorium klinik nasional, akurasinya 93-98% ya kak (sama dengan swab/colok naso dan orofaring)," tulis GSI di Instagram resminya @gsilab.id, Sabtu (3/7/2021). 

GSI juga menyebut bahwa tes ini juga bisa diberikan kepada anak usia di atas 3 tahun dan akan memberikan rasa nyaman serta aman tanpa perlu memasukkan alat ke hidung dan tenggorokan. "Untuk anak-anak di atas 3 tahun juga bisa ya Bund," tulisnya.

Dalam unggahan Instagram GSI juga dijelaskan bahwa tata cara tes PCR kumur melalui 4 tahap. Pertama, orang yang akan  tes diminta menarik nafas dan batuk keras.

Kemudian, orang itu diminta memasukan cairan khusus ke dalam mulut. Cairan itu harus dikumur-kumur sebanyak 3 kali. 

Setelah itu, ludah yang sudah tercampur cairan dimasukkan ke dalam satu wadah. Terakhir, cairan di wadah itu akan dipindahkan ke tube lain.

Di Jakarta, tes ini sudah dibuka di GSI Lab Cilandak Jl RA Kartini Nomor 34, Cilandak, Jakarta, dan di GSI Lab Sintesa Kuningan di Jl Setiabudi Selatan No.17, Lapangan Parkir Menara Duta.

Sementara untuk biaya tes PCR kumur ini yakn Rp 799 ribu per orang. Hasil tes akan keluar di hari yang sama jika tes dilakukan sebelum pukul 12.30 WIB.

Penemu Tes PCR Kumur

Untuk diketahui, para ilmuwan dari National Environmental Engineering Research Institute (NEERI) yang berbasis di Nagpur Council of Scientific and Industrial Research (CSIR) telah mengembangkan ‘Metode RT-PCR Gargle Saline’ untuk menguji sampel covid 19.

Penemuan atau inovasi baru ini bisa menutup kekhawatiran atau rasa takut akan timbulnya rasa tidak nyaman saat dilakukannya colok hidung atau tenggorokan. Metode tes ini juga sudah mendapatkan persetujuan dari Indian Council of Medical Research (ICMR).

Topik
Tes PCR kumurSosialisasi PPKM darurattes Covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru