Tempat Wisata di Kota Batu Ditutup lagi saat PPKM Darurat, Berikut Harapan Pelaku Usaha

Jul 02, 2021 20:41
Beberapa wisatawan saat swafoto di Batu Love Garden.
Beberapa wisatawan saat swafoto di Batu Love Garden.

BATUTIMES - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dilaksanakan oleh Pemkot Batu berlangsung pada 3-20 Juli mendatang. Dengan demikian tempat wisata di Kota Batu tutup total.

Hal tersebut membuat pelaku usaha khususnya pariwisata harus legowo menerima kebijakan tersebut. Terlebih usai lebaran lalu, kunjungan wisatawan di Kota Batu mulai ada peningkatan.

Bahkan terlihat di beberapa tempat wisata seperti Jawa Timur Park Group, Selecta, dan Batu Flower Garden sudah terlihat ada bus yang terparkir di sana. Ya di tengah-tengah para pelaku usaha wisata mulai bangkit dalam pemulihan ekonomi kini PPKM darurat harus diberlakukan.

“Tapi kami minta musti disiplin semua pihak, supaya PPKM berhasil dan tidak berkepanjangan. Diperlukan keikhlasan dan legowo dari semua pihak,” ungkap Direktur Selecta, Sujud Hariadi.

Ia menambahkan, apapun kebijakan yang dibuat oleh pemerintah akan mematuhi hal tersebut. “Kami sudah pasrah dan bismillah semoga ini yang terbaik untuk menyelamatkan diri kita diri sendiri dan masyarakat,” tambahnya.

Tidak jauh berbeda, Manager Marketing & Public Relation Jatim Park Group juga mengaku pasrah atas kebijakan tersebut. Tetap terpenting saat ini adalah bisa memutus penyebaran Covid-19.

“Mau gimana lagi. Kita harus ketatkan ikat pinggang, kesehatan hal yang penting,” ucapnya, Jumat (2/7/2021). Padahal usai lebaran lalu, ia mengaku kunjungan wisatawan mulai ada peningkatan yang signifikan di Jatim Park Group.

“Ada kenaikan yang signifikan. Dan saat ini sudah mulai mengalami penurunan,” tambah Titik. Selain itu di sana hampir seluruh karyawannya sudah vaksinasi Covid-19.

Bukan hanya Jatim Park Group, dan Selecta, namun Batu Flower Garden juga siap melakukan penutupan dalam PPKM darurat ini. “PPKM darurat kalau diharuskan tutup kita ya tutup dengan yang diatur pemerintah,” kata Marketing Manager BFG Sony S .

Meski akibat dari ditutupnya pariwisata tersebut membuatnya cukup terpukul. Apalagi karyawan yang ada di sana merupakan SDM dari warga sekitar. “Kalau dari segi bisnisnya kita terpukul, mau gimana lagi,” terangnya.

Topik
sebutan jokowiSujud HariadiWisata di Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru