Banyak Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri, Penjualan dan Harga Tabung Gas Oksigen Melonjak

Jul 01, 2021 17:03
Chandra Atjunita saat melayani pembelian isi ulang gas oksigen di UD Wiranto Gas, Jalan Aris Munandar, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (1/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Chandra Atjunita saat melayani pembelian isi ulang gas oksigen di UD Wiranto Gas, Jalan Aris Munandar, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Kamis (1/7/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dengan banyaknya masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah, membuat permintaan tabung gas oksigen melonjak.

Permintaan yang terus datang terkait pembelian tabung gas maupun isi ulang gas oksigen, salah satunya terjadi di UD Wiranto Gas yang berlokasi di Jalan Aris Munandar Nomor 27, Kelurahan Kidul Dalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

Pemilik dari usaha penjualan tabung dan isi ulang gas oksigen yakni Chandra Atjunita (55) mengatakan, konsumen yang membeli tabung gas maupun isi ulang gas oksigen tersebut rata-rata digunakan untuk masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri. 

"Biasanya orang-orang beli ke sini untuk isolasi mandiri. Kebanyakan untuk yang korona (masyarakat terkonfirmasi positif Covid-19)," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Kamis (1/7/2021). 

Namun, untuk saat ini pihaknya hanya dapat melayani pembelian isi ulang gas oksigen. Karena ketersediaan tabung gas oksigen berukuran satu meter kubik di UD Wiranto Gas kehabisan stok. Karena terlalu banyaknya pembeli yang rata-rata digunakan untuk pasien isolasi mandiri. 

"Tabung yang besar masih ada, yang kecil sudah enggak ada. Orang-orang ke sini cuma isi ulang saja. Rp 55 ribu per satu meter kubik," ujarnya. 

Dirinya pun tidak dapat memastikan kapan akan tersedia kembali tabung gas oksigen berukuran satu meter kubik. Pasalnya, saat ini harga dari pihak pemasok pun juga mengalami kenaikan. 

Harga yang dicantumkan saat ini oleh pemasok untuk tabung gas satu meter kubik sudah tidak seperti  satu setengah bulan yang lalu. Di mana dirinya mengambil dari pemasok masih harga Rp 450 ribu. 

"Sekarang dari pemasok menaikkan harganya sampai Rp 650 ribu. Naik banget mas, saya enggak belanja lagi. Karena sekarang kacau harganya," terangnya. 

Lebih lanjut, Chandar juga menuturkan bahwa pemasok pun akan lebih menaikkan lagi harga tabung gas oksigen untuk konsumen yang membeli secara pribadi. Angkanya di sekitar Rp 1,8 juta untuk satu tabung gas oksigen. 

Hal itu dikatakan Chandra disebabkan oleh permintaan yang beberapa pekan terakhir mengalami kenaikan jumlah, hingga membludak. Untuk saat ini stok dari tabung gas oksigen yang berukuran satu meter kubik sudah tidak ada lagi di UD Wiranto Gas sejak sepekan yang lalu.

"Stok terakhir hari Jumat (25/6/2021) langsung habis dalam kurun waktu sehari saja. Saya waktu masih ada, itu jualnya Rp 1,2 juta itu sudah sama regulatornya. Tabungnya saja Rp 750 ribu dan regulator Rp 450 ribu. Tapi sudah habis mas enggak nyetok lagi, terakhir minggu lalu itu sisa 25 tabung habis langsung," jelasnya. 

Sementata itu, salah satu konsumen yang datang ke gerai UD Wiranto Gas bernama Bima (25) menuturkan, dirinya datang ke gerai toko tabung oksigen tersebut untuk isi ulang untuk temannya yang berada di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. 

"Ini saya dititipi teman yang sedang isolasi mandiri. Katanya di sekitar rumahnya kesulitan mencari isi ulang tabung oksigen. Dan minta tolong untuk dicarikan di Malang Kota, akhirnya dapat disini mas," pungkasnya.

Topik
penjualan gas oksigenharga gas oksigen malangCovid 19 Kota MalangIsolasi Mandiriharga gas oksigen naikberita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru