Meski Tak Lolos TWK, FHUB Beri Penghargaan 2 Pegawai KPK, Dekan: Bukan Karena Alumni, tapi Kinerja

Jul 01, 2021 14:50
Dekan FHUB, M Ali Safa'at saat memberikan penghargaan kepada Harun Al Rasyid, Penyelidik KPK (kiri)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Dekan FHUB, M Ali Safa'at saat memberikan penghargaan kepada Harun Al Rasyid, Penyelidik KPK (kiri)(Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Dr Harun Al Rasyid SH MHum dan juga Sujanarko, yang sebelumnya diketahui sebagai Direktur Pembinaan Jaringan Kerja Antar Komisi dan Instansi (PJKAKI) KPK, mendapatkan penganugerahan penghargaan sebagai Pejuang Anti Korupsi dari Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (FHUB). 

Penghargaan itu diberikan langsung Dekan FHUB Dr Muchamad Ali Safa'at SH MH disela kegiatan Orasi ilmiah Does Natalis ke 64 FHUB, (1/7/2021).

Seperti diketahui dari pemberitaan yang beredar, Harun Al Rasyid dan Sujanarko merupakan pegawai KPK yang tak lolos dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), meskipun diketahui sepak terjangnya telah banyak dalam penanganan berbagai kasus korupsi.

Mengenai penghargaan yang diberikan FHUB, Dekan FHUB Dr Muchamad Ali Safa'at SH MH menjelaskan, pihaknya tak melihat atau terpengaruh adanya yang bersangkutan tak lolos TWK atau pun yang bersangkutan merupakan alumni UB. 

1

Dijelaskannya, pemberian penghargaan dilatari prestasi dan sepak terjangnya selama ini yang konsen dan serius dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Prestasi KPK dalam pemberantasan korupsi tentunya juga kinerja dari para penyidik dan pegawai didalamnya. Salah dua dari pegawai banyak prestasi dan kebetulan juga alumni. Atas kerja dan perjuangan mereka itu kami berikan penghargaan sebagai pejuang anti korupsi," ungkapnya.

Meskipun mereka tak lolos dalam TWK, akan tetapi diyakininya Ali Safa'at, perjuangan untuk tetap memberantas korupsi akan tetap dilakukan keduanya meskipun nantinya bukan lagi menjadi bagian dari KPK.

 "Saya yakin mereka masih akan tetap berada diwilayah perjuangan pejuang antikorupsi," paparnya.

2

Mengenai penghargaan itu, Harun Al Rasyid menyampaikan, hal ini merupakan sebuah penghormatan dari almamater atas dedikasi yang telah dilakukan di KPK. Penghargaan ini menurutnya menjadi sebuah pendorong untuk dirinya untuk bisa bekerja secara maksimal, utamanya dalam pemberantasan korupsi.

"Ini dorongan bagi saya agar saya bisa bekerja lebih baik lagi, lebih giat lagi dalam pemberantasan korupsi," pungkasnya.

Topik
KPKPenyidik KPKpejuang anti korupsiHarun Al Rasyidnasib sial

Berita Lainnya

Berita

Terbaru