Pembangunan SMPN 28 Malang, Pemkot Malang Rogoh Kocek Rp 7,4 Miliar

Jun 30, 2021 14:45
Walikota Malang Sutiaji saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMPN 28 Malang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Walikota Malang Sutiaji saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan SMPN 28 Malang (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Upaya pemerataan dan fasilitasi pendidikan terus diupayakan Pemerintah Kota Malang. Terbaru, Pemerintah Kota Malang membangun Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 28 Malang yang terletak di Jalan Sadewa, Polehan, Blimbing, Kota Malang, Rabu, (30/6/2021). Peletakan batu pertama pun dilakukan langsung Wali Kota Malang Sutiaji.

Dalam sambutannya, Sutiaji menyampaikan, jika tahun ini memang terdapat tiga SMPN yang dibangun, termasuk SMPN 28 ini. Pemerataan dan fasilitasi pendidikan bagi masyarakat ini, tentunya sesuai dengan para filsuf yang menyampaikan, jika cara mengubah sesuatu adalah dari pendidikan.

"Demikian juga Al-Farabi, para filosofi-filosofi pemberdayaan dan penguatan mental saling menyampaikan cara merubah sesuatu, cara merubah negara itu adalah dengan pendidikan," paparnya.

Negara Indonesia yang kokoh ini, lanjut Sutiaji, akan hancur bilamana anak bangsa tidak mempunyai karakter dan pendidikan. Maka, sebagaimana dalam Undang-undang (UU) Dasar 1945, disampaikan bahwa tujuan Indonesia dasarnya adalah Pancasila dan batang tubuhnya menyampaikan bahwa tanggungjawab pendidikan adalah pada negara untuk tujuan membangun masyarakat seutuhnya.

1

"Ini bagian dari variabel bagaimana Indonesia tetap kuat dan maju. PR kita sekarang adalah bagaimana literasi pengetahuan, ucapan dan tindakan ada korelasinya. Bagaimana Indonesia akan bisa bagus, tergantung dari pendidikan, membangun anak kita mempunyai karakter maupun disiplin yang kuat," bebernya.

Dimulainya pembangunan SMPN 28 Malang, pihaknya berharap nantinya bisa terlaksana sesuai dengan perencanaan. Sehingga, dalam pemanfaatannya, bisa secara tepat waktu dan semakin memeratakan pendidikan di Kota Malang.

"Mudah-mudahan Januari sudah bisa dimanfaatkan. Kami juga titip pada warga, bagaimana pemanfaatannya, kemudian bagaimana bangunannya juga harus dirawat. Kepedulian dari masyarakat juga harus dikuatkan," paparnya. 

2

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana SE MM, menambahkan, dalam pembangunan SMPN 28 Malang ini, pagu anggaran yang disiapkan sebesar Rp 9.603.200.013. Namun setelah melalui pengadaan oleh ULP, terjadi nilai kontrak Rp 7.458.163.000,. 

"Turun kurang lebih 22 persen," jelasnya.

Pembangunan sekolah yang memanfaatkan lahan 3100 meter persegi, akan dilakukan selama 205 hari mulai 7 Juni 2021 sampai dengan 29 Desember 2021. Ditegaskannya jika tahun ini memang SMPN 28 Malang ditargetkan selesai, sehingga pada 2022 tidak terdapat pembangunan lanjutan.

"Pembangunan gedung SMPN 28 akan akan didesain dua lantai. Nanti ada ruang UKS, ruang komite, ruang guru,  ruang bimbingan konseling, ruang tata usaha, ruang lab IPA, kan komputer, ruang kelas. Kemudian ada perpus kantin, dapur, mushola, ruang Pramuka ruang serbaguna, insyallah semua sudah lengkap dan representatif," bebernya. 

Topik
sekolah barucity hatchback hybridKota MalangWali Kota Malang Sutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru