Laporan Penggelapan Mia Trisanti Naik ke Penyidikan, Pihak The Nine Yakin Ada Tindak Pidana

Jun 29, 2021 20:19
Chef Candra saat menunjukkan bukti SPDP dari Polresta Malang Kota terkait dugaan penggelapan yang dilakukan Mia Trisanti, saat konferensi pers di Nine House Alfresco, Selasa (29/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Chef Candra saat menunjukkan bukti SPDP dari Polresta Malang Kota terkait dugaan penggelapan yang dilakukan Mia Trisanti, saat konferensi pers di Nine House Alfresco, Selasa (29/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Terkait pelaporan yang dilakukan oleh pihak The Nine Club and Nine House Kitchen Alfresco yang diwakili oleh Andre Setiawan pada hari Kamis (17/6/2021) kepada Mia Trisanti atas dugaan penggelapan dana perusahaan, saat ini telah naik ke tahap penyidikan. 

Hal itu dibuktikan dengan telah terbitnya SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) pada kasus dugaan penggelapan dana perusahaan yang dituduhkan kepada Mia Trisanti oleh The Nine Club and Nine House Kitchen Alfresco. 

Brand Conceptor sekaligus stakeholder The Nine Club and Nine House Kitchen Alfresco Chandra Yudasswara atau yang lebih dikenal dengan Chef Chandra mengatakan,  laporan polisi yang dibuat oleh Manajer Humas Andre Setiawan bermula dari hasil tim audit finance perusahaan yang menemukan kejanggalan. 

"Laporan itu dilakukan berdasarkan audit finance kami yang menemukan ketidakwajaran. Saya baru kali ini menemukan masalah ini," ungkapnya saat menggelar konferensi pers di Nine House Kitchen Alfresco, Selasa (29/6/2021). 

Lalu setelah dilakukan pengecekan secara mendalam, bahwa ketidakwajaran tersebut ditemukan karena terdapat beberapa permasalahan, terutama pada nota pembelian bahan-bahan makanan di Nine House Kitchen Alfresco.

"Jadi kami mencari siapa yang membuat ketidakwajaran ini selama tiga bulanan. Akhirnya saya berani angkat bicara soalnya proses di kepolisian juga berjalan," terangnya. 

Sementara itu, kuasa hukum Chef Chandra yakni Shinta Halim mengatakan, penyidik Polresta Malang Kota telah menetapkan Pasal 374 KUHP terkait perkara dugaan penggelapan dana perusahaan yang diduga dilakukan oleh Mia Trisanti. 

"Mia adalah karyawan dari restoran Nine House di bagian purchasing atau bagian pembelian. Dalam hal ini karena restoran untuk pembeliannya dalam hal makanan," ujarnya.

"Kemudian isi dari Pasal 374 KUHP tersebut yaitu penggelapan yang dilakukan oleh orang penguasaannya terhadap barang, disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian, atau karena mendapat upah untuk itu dalam hal penguasannya tersebut," jelasnya. 

Ancaman terkait Pasal 374 KUHP, Shinta menyebutkan, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun. Lalu lanjut Shinta, jika merujuk pada Pasal 182 KUHAP, penyidikan merupakan rangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam UU KUHAP untuk mencari serta mengumpulkan bukti yang dengan bukti itu membuat terang tindak pidana yang terjadi dan guna menemukan tersangkanya.

"Dari keterangan saksi-saksi dan bukti-bukti yang telah kami sampaikan kepada para penyidik Polresta Malang Kota, penggelapan yang diduga dilakukan oleh Mia adalah dengan cara salah satunya membuat invoice atau nota palsu," ucapnya. 

Karena berdasarkan keterangan saksi dan bukti yang telah didapatkan oleh pihak The Nine Club and Nine House Kitchen Alfresco, nota tersebut dirancang oleh Mia sendiri dengan harga yang tidak sesuai dari yang ditentukan oleh pihak supplier. 

"Mohon maaf untuk pembuktiannya izin saya tidak bisa menyampaikan ke rekan-rekan media karena ini untuk proses penyidikan. Tapi kita sudah kerahkan segala bukti-bukti kita yang ada mengenai nota palsu yang dibuat oleh Mia. Sudah kita serahkan kepada penyidik," tuturnya. 

Pihaknya juga mengapresiasi langkah penyidik Polresta Malang Kota yang saat ini telah menaikkan status penanganan perkara dari penyelidikan ke penyidikan. "Yang dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa laporan terhadap Mia Trisanti adalah suatu tindak pidana," tegasnya. 

Terakhir, pihaknya berharap dalam proses penyidikan yang saat ini sudah mulai berlangsung dapat membuat permasalahan yang melibatkan pihak The Nine Club and Nine House Kitchen Alfresco dengan Mia Trisanti semakin terang.

"Kita berharap seperti itu. Yang di mana tindak pidana ini dapatlah dikatakan sesuai dengan pasal penggelapan. Itu yang kami harapkan untuk selanjutnya," pungkasnya.

Topik
kasus the nine clubmaling kambing bermobiluniversitas muhammadiyah sidoarjoPolresta Malang Kota
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru