Pesta Narkoba sebelum Curi Motor, Dua Kaki Pelaku Ditembak Polisi

Jun 29, 2021 17:32
Dua tersangka duduk di atas kursi roda di Mapolres Batu, Selasa (29/6/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Dua tersangka duduk di atas kursi roda di Mapolres Batu, Selasa (29/6/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Dua dari empat tersangka pencurian bermotor di Dusun Klerek Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo akhirnya dibekuk oleh Satreskrim Polres Batu, Selasa (29/6/2021). Mereka dibekuk oleh petugas usai pesta sabu-sabu di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji.

Hal tersebut terungkap saat konferensi pers di Mapolres Batu. Kedua tersangka hadir dengan kursi roda yang didorong oleh petugas Polres Batu, lantaran ke dua kaki mereka terpaksa ditembak saat mencoba melarikan diri.

Kedua tersangka Sugeng Santoso (SS) dan Umar Patek (UP) menggunakan pakaian tahanan berwarna oranye, dengan ke dua kaki terbalut kain kasa. Luka tembak UP pun terlihat pada kain kasanya masih terdapat darah yang keluar.

Didapati juga masih menyisakan bekas darah pada celananya UP. Bahkan keduanya masih belum begitu sadar karena efek mengonsumi sabu sebelum ditangkap oleh petugas Polres Batu dengan rambut UP yang amburadul.

“Dua tersangka SS dan UT dini hari ditangkap di Desa Pandanrejo. Tersangka pencurian bermotor ini menggunakan alat tertentu untuk mengambil di Dusun Klerek berhasil membawa dua kendaraan,” ungkap Kapolres Batu, AKBP Catur Cahyono Wibowo.

Kedua tersangka merupakan warga Kabupaten Pasuruan. Namun mereka ditangkap saat berpesta sabu di Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji.

“Kedua tersangka ini dari daerah Pasrepan Pasuruan, ketika ditangkap sedang berpesta narkoba menggunakan sabu sampai sekarang ada pengaruh efeknya pada tersangka,” imbuhnya.

Dari penangkapan itu diamankan barang bukti kunci T, dan jarum suntik. Sementara barang bukti sepeda motor masih dalam proses pengungkapan.  “BB ada yang belum diambil, masih dalam proses ungkap. Masih diambil dari penadah nanti,” ujar mantan Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Jatim ini.

Sementara itu dalam menjalankan aksinya, tersangka keliling kota untuk mencari target. Yang dipilih lokasinya ketika kendaraan diletakkan di tepi jalan dengan pengamanan kurang pengawasan.

“Maka di situ tersangka langsung melakukan kegiatan pencurian,” kata Catur. 

Selain itu sabu-sabu yang dikonsumsi itu hanya saat akan melakukan aksi pencurian.

Alasannya supaya tidak mengantuk, tambah berani melakukan aksinya, dan supaya bisa melakukan dengan maksimal. “Yang pasti tersangka menggunakan narkoba supaya kuat melek, tambah berani tidak ada takutnya, biar kerja bisa maksimal,” imbuhnya.

Dalam aksinya itu tersangka memilih kondisi lingkungan sepi, atau saat pemilih rumah lengah pada dini hari.

Sementara itu SS mengaku sebelum melakukan aksinya mengonsumsi sabu supaya tidak mengantuk. Ia mengonsumsi sabu hanya pada saat melakukan aksinya. “Kalau sehari-hari gak pakai. Tapi kalau mau mencuri konsumsi dulu supaya gak ngantuk,” ucapnya. 

Ia melakukan aksinya itu di Kota Batu sudah di empat tempat kejadian perkara (TKP).

Empat kali di Kota Batu dan dua kali di Kabupaten Malang. Mereka sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan. Dari mencuri itu uangnya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sedang pencurian yang mereka lakukan itu telah terekam CCTV dari rumah pemilik. Saat beraksi mereka mencuri  dua kendaraan bermotor sekaligus. Waktu yang dibutuhkan kurang dari 10 menit.

Topik
catur cahyono wibowobarang wajib cukaisatreskrim polres batu
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru