Taman Bawah Fly Over Kedungkandang Siap Dibangun Tahun Ini, DED Masih Disusun

Jun 29, 2021 16:51
FGD pembangunan Jembatan Kedungkandang di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (29/6/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
FGD pembangunan Jembatan Kedungkandang di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (29/6/2021). (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus mengoptimalkan kawasan ruang terbuka hijau (RTH). Salah satunya dengan mempercantik kawasan di sepanjang fly over Kedungkandang. Rencananya, pembangunan taman  di area bawah fly over Kedungkandang ini  ditaksir menghabiskan anggaran sebesar Rp 800 juta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan, saat ini telah dilakukan penyusunan detail enginering design (DED) taman tersebut. Hal yang menjadi usulan terbanyak berkaitan dengan persoalan keamanan dan kenyaman di sekitar lokasi bagi pengguna kendaraan di lokasi sekitar.

"Saat ini kita membuat untuk DED taman di bawah fly over. Tapi untuk namanya masih belum ditentukan. Anggarannya kurang lebih Rp 800 juta untuk pembuatan taman di sana," ujarnya ditemui usai kegiatan Forum Group Discussion (FGD) Pembangunan Jembatan Kedungkandang di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Selasa (29/6/2021).

Wahyu menambahkan, sederet fasilitas bakal dihadirkan di taman yang digadang-gadang menjadi ikon kawasan timur Kota Malang ini. Yakni, berkonsep RTH aktif dan pasif. Dalam hal ini, RTH aktif meliputi fasilitas rekreatif, edukatif, olahraga, budaya, dan ramah disabilitas. Sedangkan konsep RTH pasif meliputi dihadirkannya taman hijau dan elemen-elemen yang memiliki nilai visual dan lingkungan.

"Di sana nanti kan ada taman aktif. Artinya, bagaimana nanti masyarajat bisa menikmati di sana untuk bermain  dan lainnya dengan fasilitas yang kami siapkan," imbuhnya.

Lebih jauh, terkait pelaksanaan pembangunannya, Wahyu menyebut masih harus menunggu proses final DED. Setelahnya, baru akan dilakukan proses tender di Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Malang.

"Pembangunannya nunggu final DED karena anggarannya harus segera dilelang dan segera kita sampaikan ke ULP. Minggu ini DED insya Allah sudah selesai," tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji menyatakan, dibangunnya taman di kawasan bawah fly over Kedungkandang tersebut dibarapkan juga mempertimbangkan keindahan di area sekitarnya. Sehingga, tak hanya hanya area taman yang dipercantik, melainkan juga di sepanjang area fly over juga ikut ditambahkan estetika penunjangnya. Termasuk penambahan area parkir untuk mengantisipasi adanya kepadatan kendaraan.

"Prinsipnya itu keamanan dari pengguna jalan. Areal mana untuk digunakan mainan anak dan estetika taman harus ada kejelasan. Artistik penghias lainnya, sehingga orang akan kerasan di sana. Lahan nanti untuk parkir juga kita buat semaksimal mungkin, agar tidak mengganggu lalu lintas jalan," ungkapnya.

 

Topik
Taman Jembatan KedungkandangJembatan Kedungkandangati retna sariPemkot MalangDLH Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru