Unisma Serahkan Sertifikat Halal ke Pelaku Industri Kecil Menengah

Jun 28, 2021 15:49
Penyerahan sertifikat halal kepada para pelaku IKM di Malang. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Penyerahan sertifikat halal kepada para pelaku IKM di Malang. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Universitas Islam Malang (Unisma) bekerja sama dengan Forum Industri Kecil Menengah (IKM) Jawa Timur melakukan penyerahan sertifikat produk halal fasilitas dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Senin (28/6/2021).

Ketua IKM Jawa Timur M. Oscar menjelaskan, sertifikat ini tentunya akan meningkatkan kualitas produk-produk pelaku industri di Malang, baik itu produk makanan maupun minuman. 

2

Dengan begitu, akan berimbas pada semakin tumbuhnya perekonomian para pelaku IKM yang lagi-lagi juga merambah dampak positifnya ke berbagai aspek.

"Jumlah sertifikasi untuk tahun ini yang dibagi BPJPH sebanyak 431 se-Jawa Timur. Kalau unruk di Malang, alhamdulilah mendapatkan fasilitas 19 orang. Dan insya Allah ke depan akan lebih banyak lagi," kata Oscar.

Lebih lanjut dijelaskan, kesadaran para pelaku IKM saat ini semakin meningkat untuk melakukan sertifikasi halal. Sebab, halal menjadi satu hal yang wajib untuk produk makanan dan minuman. Itu karena konsumen akan merasa lebih terjamin dengan adanya verifikasi halal ini.

1

Sementara itu, Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi menambahkan, Unisma tak hanya peduli pada pengembangan pendidikan semata. Tetapi, Unisma juga begitu peduli dengan IKM. 

Ditegaskan Maskuri, IKM merupakan penguat industri dan perkonomian. Sehingga, salah satu upaya untuk memperkuat bangsa adalah dengan terus membangun ekonomi kerakyatan. Jika tidak, tentunya sebaliknya, sebuah negara tersebut akan perlahan jatuh. "Unisma siap untuk melakukan pendampingan, memanfaatkan potensi yang ada," jelasnya.

Dengan sertifikat halal yang dikantongi, Maskuri menyebut  akan menjadi sebuah pintu untuk menumbuhkan trust atau kepercayaan masyarakat terhadap sebuah produk IKM. 
Hal itu selaras dengan yang disampaikan ketua IKM Jatim bahwa meningkatnya trust masyarakat akan sebuah produk IKM akan berimbas pada meningkatnya perkonomian.

Maskuri juga menyampaikan pesan kepada para pelaku IKM agar menghindari kelompok-kelompok seperti halnya rentenir. Sebab, berurusan dengan rentenir, justru malah akan memperburuk keadaan karena jeratan hutang yang tak rasional.

"Dia ingin kaya tapi orang lain yang susah. Kadang membawa algojo untuk menakuti masyarakat," paparnya.

Karena itu, untuk mengangkat potensi para pelaku IKM, semua pihak terkait harus bersinergi. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk memuliakan para pelaku IKM. Selain itu, para pelaku IKM diharapkan untuk mencari sebuah terobosan baru dan mengambil langkah konkret untuk terus melakukan pengembangan. "Kami akan terus mendorong dan mendampingi," pungkasnya.

 

Topik
Unismaunisma malangsertifikat produk halalResidivis ditangkap

Berita Lainnya

Berita

Terbaru